
Madiun, SMN – Pemerintah Desa (Pemdes) Glonggong Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun melaksanakan kegiatan penyaluran Dana Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun 2025 kepada 25 Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sesuai dengan prosentase yang tertinggi yaitu 15% nya dari Dana Desa yang sudah di atur dan anjuran dari pemerintah. Besaran yang diterima bulan Juni 2025 ini sebesar Rp 300.000,- sudah tersalurkan dengan baik, transparan dan lancar. Kegiatan penyaluran bantuan tersebut bertempat di Ruang Pertemuan Kantor Desa Glonggong yang disaksikan oleh Kades Glonggong Mustakim, Pendamping Desa, Lembaga Desa (Ketua BPD) Darminto, Perangkat Desa, Babinsa Suparman dan Bhabinkamtibmas Desa Glonggong.
Dalam acara tersebut Kepala Desa (Kades) Glonggong Mustakim mengatakan bahwa, untuk penerima BLT-DD Tahun 2025 Desa Glonggong sejumlah 25 Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sudah sesuai dengan prosentase tertinggi yakni 15% dari Dana Desa (DD) Tahun 2025.
“Untuk 15% yang menerima BLT-DD Tahun 2025 sebanyak 25 Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan kreteria sebagai berikut : 1) Hidup sebatangkara; 2) Miskin ekstrim; 3) Sakit menahun. Dari kriteria tersebut, masih belum bisa mengcover secara keseluruhan dibanding dengan jumlah penduduk yang sesuai kriteria tersebut, jadi kami masih menggunakan skala prioritas yang lebih membutuhkan yang disesuaikan dengan dana yang ada untuk bantuan BLT-DD Tahun 2025 kepada Warga Keluarga Penerima (KPM) di Desa Glonggong,” ujar Kades Glonggong Mustakim di ruang kerjanya, Rabu (8/7/2025).
Penyaluran BLT-DD Tahun 2025 ini, dilakukan dengan tujuan meringankan beban ekonomi masayarakat Desa Glonggong khususnya warga kurang mampu yang terdampak kondisi sosial dan ekonominya di Desa Glonggong.
“Kami Pemerintah Desa Glonggong berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk kebutuhan pokok yang mendesak dan jangan sampai di salah gunakan pemanfaatannya dari dana bantuan tersebut, dengan adanya bantuan tersebut benar-benar bisa untuk menambah kebutuhan sehari-hari dan meningkatkan perekonomian warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM),” tandasnya. (*)
Reporter: Suyanto
Editor: Agus Imam S.
