HomeBERITAAngin Puting Beliung Jadi Kewaspadaan Bencana di Ngawi

Angin Puting Beliung Jadi Kewaspadaan Bencana di Ngawi

Angin Puting Beliung Jadi Kewaspadaan Bencana di Ngawi. (Foto: ist)

Ngawi, SMN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi memperingatkan warga untuk waspada akan bencana puting beliung.

Faktanya, Sabtu petang lalu angin puting beliung terjadi di Ngawi, selain menumbangkan pepohonan, dalam laporan resmi Pusdalop-PB BPBD Ngawi, terdapat kerusakan di sejumlah titik.

Kasi Kedaruratan BPBD Ngawi, Partoyo, menjelaskan hujan deras disertai angin kencang terjadi hampir merata di sejumlah kecamatan, sehingga menyebabkan akses jalan terganggu serta sejumlah fasilitas warga mengalami kerusakan.

“Hujan deras disertai angin kencang terjadi merata di sejumlah kecamatan, bahkan di beberapa wilayah dilaporkan disertai hujan es, maka kami tetap memghimbau agar warga waspada,” terang Partoyo, Senin (13/4/2026).

Pemandangan berupa pohon tumbang antara lain di jalan raya Desa Dumplengan, Kecamatan Pitu; Jalan Ngawi–Maospati KM 5, Desa Klitik, Kecamatan Geneng; serta ruas Paron–Jogorogo, Desa Madiasri.

Selain itu, kejadian serupa juga dilaporkan terjadi di Dusun Besaran, Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi; Gang Wahyu, Kelurahan Margomulyo; serta Jalan Manyar, Desa Beran, yang sempat menghambat arus lalu lintas warga.

Kerusakan bangunan tercatat pada sejumlah tempat usaha, meliputi warung makan Joglo Jawi, Desa Klitik; teras toko di wilayah yang sama; hingga saung pemancingan dan kandang bebek di Desa Beran.

Tak hanya itu, baliho toko sepeda listrik di Jalan PB Sudirman, Ngawi, serta teras warung bakso di Desa Klitik turut dilaporkan roboh akibat terpaan angin kencang yang datang secara tiba-tiba.

“Tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka, meski kerugian material masih dalam tahap pendataan oleh tim BPBD setempat,” jelas Partoyo.

Mengingat kondisi rentan bencana ini, BPPD meminta warga memeriksa kondisi lingkungan sekitar. Hal itu termasuk memangkas ranting rapuh serta memastikan kekuatan atap rumah masing-masing.

Selain itu, warga diminta menghindari aktivitas di luar ruangan saat cuaca berubah drastis, serta tidak berteduh di bawah pohon guna mengantisipasi risiko tertimpa maupun sambaran petir.(*)
Reporter: Arie

Editor: Agus Imam S.

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Sidoarjo Jadi Pusat Perhatian Nasional, 400 Atlet Ramaikan Jatim Open Woodball 2026

Sidoarjo, SMN – Kabupaten Sidoarjo kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga tingkat nasional. Kali ini, Sidoarjo menjadi penyelenggara Jatim Open Woodball 2026 Piala...

Wabup Mimik Dukung Sensus Ekonomi 2026, BPS Sidoarjo Siapkan Pendataan Mandiri dan Door to Door

Sidoarjo, SMN – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidoarjo. Dukungan...

DLHK Sidoarjo Mulai Tertibkan Fasum Pondok Mutiara, Kejati Jatim Ingatkan Potensi Pidana Korupsi

Sidoarjo, SMN – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mulai melakukan sosialisasi penertiban fasilitas umum (fasum) di kawasan Perumahan Pondok...

UMKM Pasuruan Didorong Kuasai Live Commerce, Mas Rusdi: Tiga Detik Pertama Sangat Menentukan

Pasuruan, SMN — Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Salah satu...

Bupati Pasuruan Sidak SMPN 1 Purwosari, Tekankan Budaya Bersih dan Sekolah Asri

Pasuruan, SMN – Komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman kembali ditegaskan. Bupati Pasuruan, M Rusdi Sutejo melakukan...