
Jombang, SMN – Pondok Pesantren (Ponpes) Gadingmangu, Perak, Jombang, kembali menunjukkan komitmen sosialnya di bulan suci Ramadhan, atau bertepatan dengan 21 Ramadhan 1447 H, pesantren tersebut menggelar acara santunan bagi anak yatim dan dhuafa, dibalut dengan agenda buka puasa bersama jajaran Forkopimda, pejabat pemerintah,serta tokoh Agama, pada Rabu (11/3/26).
Acara yang berlangsung khidmat di aula utama pesantren ini dihadiri oleh Bupati Jombang yang diwakili Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Purwanto. Turut hadir perwakilan Kementerian Haji dan Umrah, H. Ilham Rohim, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jombang,serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Ketua Pondok Pesantren Gadingmangu, H. Dawud Bin Ali, dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk syukur dan upaya mempererat tali silaturahmi antara pesantren, pemerintah, masyarakat.
Kegiatan santunan anak yatim dan dhuafa di pondok pesantren gadingmangu bertujuan untuk mewujudkan ajaran Islam yang menanamkan nilai Rahmat empati dan tanggung jawab sosial kepada manusia
“Kami meyakini bahwa keberkahan sebuah lembaga pendidikan, khususnya pesantren, tidak lepas dari doa anak-anak yatim. Di malam-malam terakhir Ramadhan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan. Semoga santunan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita dan menjadi sarana mengetuk pintu langit demi keselamatan bangsa,” ujar H. Dawud.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara ulama dan umaro (pemerintah) sangat penting untuk menjaga kondusivitas serta pembangunan karakter generasi muda di Jombang.
Sementara itu Asisten 1 drs purwanto Membacakan sambutan tertulis Bupati Jombang, H. Warsubi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar Ponpes Gadingmangu. Bupati menilai pesantren telah mengambil peran aktif dalam membantu tugas pemerintah daerah di bidang sosial.
”Bapak Bupati menyampaikan permohonan maaf tidak bisa hadir secara langsung, namun beliau menitipkan apresiasi besar kepada Ponpes Gadingmangu. Kegiatan santunan ini adalah bukti nyata bahwa pesantren adalah pilar kesejahteraan umat. Pemerintah Kabupaten Jombang sangat terbantu dengan inisiatif sosial seperti ini yang menyentuh langsung lapisan masyarakat bawah,” ungkap Purwanto.
Lebih lanjut, dalam sambutan tersebut, Bupati Warsubi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum 21 Ramadhan sebagai titik balik untuk memperkuat kesalehan sosial dan menjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Jombang
Apresiasi yang sebesar besarnya kami ucapkan kepada pondok pesantren gadingmangu yang telah menggelar acara santunan anak yatim dan dhuafa ini merupakan tabungan akhirat apalagi momen bulan suci Ramadhan bulan penuh berkah dan bulan penuh ampunan Allah SWT pungkasnya
Acara ditutup dengan doa bersama dan penyerahan santunan secara simbolis kepada puluhan perwakilan anak yatim dan dhuafa, sebelum akhirnya dilanjutkan dengan ramah tamah dan buka puasa bersama.
Melalui kegiatan ini, Ponpes Gadingmangu berharap semangat berbagi tidak berhenti di bulan Ramadhan saja, namun terus konsisten sebagai bagian dari pendidikan karakter bagi para santri agar memiliki empati tinggi terhadap sesama. (*)
Reporter: Arif W.
Editor: Agus Imam S.
