HomeBERITABhayangkari Tegal Salurkan Bantuan untuk ABK Kapal Nelayan yang Kandas di Kawasan...

Bhayangkari Tegal Salurkan Bantuan untuk ABK Kapal Nelayan yang Kandas di Kawasan Wisata Pantai Alam Indah Tegal

Bhayangkari Cabang Tegal Kota bersama Yayasan Kemala Bhayangkari menyerahkan bantuan berupa uang santunan dan paket sembako kepada para ABK Kapal yang kandas di kawasan obyek wisata Pantai Alam Indah (PAI) Tegal. (Foto: Supriyadi/suaramedianasional.com)

Tegal, SMN – Sebuah kapal nelayan kandas di sekitar kawasan obyek wisata Pantai Alam Indah (PAI) Tegal. Sebelumnya, kapal yang membawa lima ABK itu, diterjang ombak besar saat hendak melaut di tengah cuaca buruk.  

Meski selamat, kelima ABK itu kini tak dapat melaut untuk menafkahi keluarganya masing-masing. Prihatin dengan kondisi mereka, Bhayangkari Cabang Tegal Kota bersama Yayasan Kemala Bhayangkari menyerahkan bantuan berupa uang santunan dan paket sembako.

Usai penyerahan bantuan, Ketua Bhayangkari Cabang Tegal Kota, Henny Antariksa, kegiatan dilakukan sebagai wujud kepedulian Bhayangkari terhadap masyarakat. Khususnya nelayan yang tengah menghadapi musibah.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban pemilik kapal. Serta para ABK selama mereka belum dapat kembali melaut,” ujarnya.

Pemilik kapal, Suyatno dirinya terpaksa melaut meski mengetahui cuaca sedang tidak bersahabat. Sebab, sudah dua bulan dirinya tidak melaut karena kapal sedang diperbaiki.

“Kapalnya baru selesai diperbaiki sekitar dua bulanan, sehingga saya tidak pergi kelaut. Nah, kemarin saya berangkat untuk memenuhi kebutuhan keluarga, namun perahu macet di tengah laut dan akhirnya karam,” katanya.

Menurut Suyatno, akibat kapal yang ia miliki karam, dirinya pun hanya bisa pasrah tidak bisa pergi melaut lagi sampai kapal bisa digunakan lagi. Karenanya, dia sangat bersyukur ada bantuan yang diberikan dari Bhayangkari Cabang Tegal Kota itu.

“Saya sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan ini. Ini sangat berarti bagi kami karena saat ini tidak bisa melaut untuk sementara waktu,” ujarnya.

Ketua DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jawa Tengah, Riswanto, menilai peristiwa itu mencerminkan kerentanan Nelayan tradisional terhadap risiko cuaca ekstrem. Menurutnya, proses evakuasi dan perbaikan kapal memerlukan dukungan dana serta tenaga ahli, sehingga membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

“Selanjutnya, kami mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan nelayan dalam menghadapi kondisi cuaca yang kian tidak menentu. Sehingga, perlu terus memantau informasi cuaca dari BMKG dan mengutamakan keselamatan sebelum melaut,” ujarnya.

Selanjutnya, Riswanto berharap pemerintah daerah dapat lebih adaptif dalam merumuskan kebijakan perlindungan sosial bagi nelayan. Utamanya, pada masa cuaca ekstrem dan musim paceklik, agar bantuan dapat disalurkan sesuai kondisi riil di lapangan.

Sebagai informasi, kecelakaan laut KM Rizki Barokah GT 5 terjadi pada Senin, 19 Januari 2025 dini hari. Saat itu, kapal mengalami mati mesin di tengah cuaca buruk dan gelombang tinggi. 

Kapal terhempas ombak hingga karam di perairan Pantai Alam Indah (PAI). Hingga, akhirnya terdampar di breakwater Kalianyar, Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, kerusakan kapal membuat aktivitas melaut pemilik dan para ABK terhenti, sehingga berdampak langsung pada sumber penghasilan mereka. (*)

Reporter: Supriyadi

Editor: Agus Imam S.

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Dinas PUPR Kabupaten Madiun Bangun Infrastruktur Jalan dan Saluran Irigasi di Bahana Bersahaja Desa Sidomulyo

Madiun, SMN - Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Madiun melalui program Bahana Bersahaja. Kali ini, kegiatan tersebut hadir di Desa...

Pemdes Bagi Lakukan Kegiatan Rutin Posyandu ILP Tiap Bulan

Madiun, SMN - Pemerintah Desa (Pemdes) Bagi Kecamatan Madiun Kabupaten Madiun menggelar kegiatan Kesehatan Posyandu Itegritas Layanan Primer (ILP) yang berada di 6 titik...

Pemprov Kaltara Dorong Gerakan Literasi Menjangkau Wilayah Perbatasan

Tanjung Selor, SMN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong gerakan literasi yang lebih terarah, merata, dan berkelanjutan, terutama di wilayah perbatasan, pesisir,...

Gubernur Minta Perusahaan Migas Serap Tenaga Kerja Lokal Kaltara

Tarakan, SMN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A. Paliwang, meminta perusahaan yang beroperasi di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) membuka peluang...

Wabup Harapkan KORMI Malinau Hadirkan Program Olahraga yang Berdampak Nyata

Malinau, SMN – Wakil Bupati Malinau Jakaria, hadiri pelantikan dan pengukuhan pengurus KORMI Kabupaten Malinau periode 2026–2030 di Ruang Laga Feratu, Rabu (14/10/2026). Pengukuhan...