
Lumajang, SMN – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Lumajang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penjamah Makanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai langkah awal penguatan keamanan Program Makan Bergizi (MBG) di awal Januari 2026.
Kegiatan ini bertujuan memastikan pelaksanaan MBG di Lumajang berjalan aman, sehat, dan terkendali. Bimtek juga menjadi sarana peningkatan kapasitas penjamah makanan dalam mengolah makanan siap saji sesuai standar kesehatan.
Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Lumajang menyampaikan, hingga akhir tahun 2025, capaian sertifikasi dapur SPPG menunjukkan progres positif.
“Dari 34 dapur SPPG yang ada di Kabupaten Lumajang, sebanyak 25 telah menerima Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS),” jelasnya.
Dalam bimtek tersebut, peserta dibekali pedoman pengolahan makanan siap saji, mulai dari kebijakan keamanan pangan, teknik pengolahan makanan yang aman dan sehat, hingga manajemen dapur agar selalu higienis dan memenuhi standar kesehatan.
Selain itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menjaring komitmen dapur-dapur SPPG agar terus bergabung dalam pembelajaran dan berbagi praktik baik bersama, guna meningkatkan mutu layanan pemenuhan gizi.
Sementara itu, dr Rosyidah menegaskan pentingnya bimtek bagi penjamah makanan dalam mencegah risiko keamanan pangan.
“Penjamah makanan dibekali pengetahuan tentang keamanan pangan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan makanan yang disajikan benar-benar aman,” ujarnya.
Melalui bimtek ini, Dinkes P2KB Lumajang berharap seluruh dapur SPPG semakin siap mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi dengan standar kesehatan yang optimal. (*)
Reporter : Atiek
Editor: Agus Imam S.
