
Lumajang, SMN – Suasana penuh haru dan harapan mewarnai Apel Besar Non ASN yang digelar di Alun-Alun Lumajang, Senin (14/7/2025). Ribuan tenaga honorer dari kategori R2, R3, hingga R4 hadir mengikuti kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati yang akrab disapa Bunda Indah.
Dalam sambutannya, Bunda Indah dengan tegas menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan nasib para tenaga honorer, khususnya mereka yang tergolong dalam kategori R4 yang selama ini dihantui kekhawatiran akan pemutusan kerja.
“Tidak ada satu pun honorer R4 yang akan diberhentikan! Saya akan berjuang agar rekan-rekan R2 dan R3 bisa mendapatkan NIP,” tegas Bunda Indah di hadapan ribuan peserta apel.
Pernyataan ini disambut dengan antusias oleh para tenaga honorer yang merasa diberi harapan baru atas masa depan mereka di lingkungan Pemkab Lumajang.
Ketua DPRD Lumajang, Oktafiyani memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas langkah Bunda Indah. Ia menyebut bahwa keberanian dan kepedulian Bupati terhadap tenaga honorer adalah wujud nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan warganya.
“Tidak semua kepala daerah berani mengambil keputusan seperti ini. Bunda Indah telah memberi senyuman harapan yang selama ini dinanti oleh para honorer, khususnya R3 dan R4,” ujar Oktafiyani kepada media ini.
Meski demikian, Oktafiyani mengingatkan pentingnya koordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memastikan kebijakan ini tidak menimbulkan masalah administratif atau hukum di masa depan.
Langkah Bunda Indah bukan hanya menjadi penyemangat, tetapi juga simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam memperjuangkan kesejahteraan pegawai non ASN. Ia berharap, langkah ini segera mendapat cantolan regulasi yang tepat dari pemerintah pusat, sehingga semangat dan niat baik ini bisa diwujudkan tanpa hambatan hukum.
Apel besar ini menjadi bukti nyata bahwa suara honorer tak lagi diabaikan. Dengan kepemimpinan yang berpihak dan dukungan dari legislatif, para tenaga non ASN di Lumajang kini punya alasan lebih untuk tetap bersemangat mengabdi.
“Semoga perjuangan ini menjadi langkah awal menuju kepastian masa depan para honorer,” tutup politisi Gerindra dengan penuh optimisme ini. (*)
Reporter: Atiek
Editor: Agus Imam S.
