HomeBERITABupati Madiun Berikan Arahan dan Pembekalan 42 ASN Calon Jamaah Haji (CJH)...

Bupati Madiun Berikan Arahan dan Pembekalan 42 ASN Calon Jamaah Haji (CJH) 2026

Bupati Madiun Hari Wuryanto di dampingi Wakil Bupati Madiun Purnomo memberi arahan dan pembekalan 42 ASN Calon Jamaah Haji (CJH) 2026. (Foto: suyanto/suaramedianasional.com)

Madiun, SMN – Calon Jamaah Haji (CJH) 2026 Kabupaten Madiun dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten menerima pembekalan sebelum berangkat ke Tanah Suci Mekah pada akhir April mendatang. Pembekalan dan arahan di sampaikan oleh Bupati dan wakil bupati Madiun, di ruang rapat Praja Mukti Caruban, Rabu (22/4/2026).

Dalam arahannya, Bupati Madiun Hari Wuryanto menitipkan empat pesan utama bagi para ASN yakni menjaga kedisiplinan waktu, mematuhi instruksi petugas haji, menjaga kesehatan fisik serta mental, dan melakukan persiapan matang agar ibadah berjalan khusyuk.

Ia mengingatkan bahwa predikat haji mabrur tidak hanya ditentukan oleh prosesi di Mekah, tetapi juga dimulai dari persiapan sebelum berangkat hingga perubahan sikap positif yang ditunjukkan saat kembali ke tanah air nanti.

Selain itu, Bupati Madiun menyebut dari total 453 CJH kabupaten Madiun 42 di antaranya adalah ASN yang tersebar di berbagai instansi. Mengingat 60 persen jamaah asal kabupaten Madiun merupakan kategori lansia, maka para ASN di minta tidak hanya fokus pada ibadah pribadi, tetapi juga menjadi teladan dan membantu jemaah lainnya.

“Kebetulan ASN yang berangkat ini muda-muda semua, karena belum ada yang pensiun. Jadi insyaallah mereka bisa membantu memperlancar kegiatan di sana, apalagi nanti akan berkumpul dengan berjuta-juta orang dari seluruh dunia,” ungkap Bupati Madiun.

Meskipun beberapa ASN berangkat haji, akan tetapi Bupati Hari Wur menjamin bahwa operasional pemerintahan tetap akan berjalan prima. ASN yang berangkat tersebar di berbagai instansi, sehingga tidak terjadi kekosongan massal di satu titik.

“Insyaallah pelayanan tidak ada masalah karena jumlah itu terbagi-bagi. Yang paling banyak dari Rumah Sakit Caruban, ada 9 orang, tapi karyawannya disana kan ada 400 sekian, jadi tidak terganggu. Layanan kita tetap prima dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” pungkasnya. (*)

Reporter: Suyanto

Editor: Agus Imam S.

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Sidoarjo Jadi Pusat Perhatian Nasional, 400 Atlet Ramaikan Jatim Open Woodball 2026

Sidoarjo, SMN – Kabupaten Sidoarjo kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga tingkat nasional. Kali ini, Sidoarjo menjadi penyelenggara Jatim Open Woodball 2026 Piala...

Wabup Mimik Dukung Sensus Ekonomi 2026, BPS Sidoarjo Siapkan Pendataan Mandiri dan Door to Door

Sidoarjo, SMN – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidoarjo. Dukungan...

DLHK Sidoarjo Mulai Tertibkan Fasum Pondok Mutiara, Kejati Jatim Ingatkan Potensi Pidana Korupsi

Sidoarjo, SMN – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mulai melakukan sosialisasi penertiban fasilitas umum (fasum) di kawasan Perumahan Pondok...

UMKM Pasuruan Didorong Kuasai Live Commerce, Mas Rusdi: Tiga Detik Pertama Sangat Menentukan

Pasuruan, SMN — Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Salah satu...

Bupati Pasuruan Sidak SMPN 1 Purwosari, Tekankan Budaya Bersih dan Sekolah Asri

Pasuruan, SMN – Komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman kembali ditegaskan. Bupati Pasuruan, M Rusdi Sutejo melakukan...