HomeBERITABupati Madiun Buka FGD Perencanaan Proyek KPBU Kabupaten Madiun

Bupati Madiun Buka FGD Perencanaan Proyek KPBU Kabupaten Madiun

Bupati Madiun Hari Wuryanto di dampingi Kepala Dishub Kabupaten Madiun Supriyadi dan sejumlah anggota FGD dari berbagai daerah se-Indonesia tentang Studi Tiru Proyek KPBU Kabupaten Madiun di Hotel Mercure Madiun. (Foto: Suyantosuaramedianasional.com/)

Madiun, SMN – Bupati Madiun Hari Wuryanto menghadiri Forum Grup Discussion (FGD) perencanaan proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) di sektor Penerangan Jalan Umum (PJU). Bertempat di Ballroom Mercure Madiun, Kamis (14/8/2025). Kegiatan ini diikuti kurang lebih 40 peserta studi tiru Kementerian Koordinator dari berbagai daerah di Indonesia.

KPBU adalah kerjasama antara pemerintah dan Badan Usaha dalam penyediaan infrastruktur untuk kepentingan umum dengan mengacu kepada spesifikasi yang telah ditetapkan sebelumnya oleh Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/BUMN/BUMD, yang sebagian atau seluruhnya menggunakan sumber daya Badan Usaha dengan memperhatikan pembagian risiko antara para pihak.

Adapun tujuan penggunaan skema KPBU ini adalah untuk penyediaan infrastruktur yang berkualitas, efektif, dan efisien.

Dalam hal ini, Bupati Madiun Hari Wuryanto menjelaskan bahwa proyek KPBU Alat Penerangan Jalan Kabupaten Madiun akan mulai berjalan pada Agustus 2025. Proyek yang dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun ini menggunakan skema Design, Build, Finance, Operate, Maintenance, Transfer (DBFOMT) dengan masa konstruksi selama sembilan bulan dan masa layanan 10 tahun.

“Melalui KPBU, kita bisa membagi risiko, mempercepat pembangunan, sekaligus meningkatkan efisiensi anggaran. Target kita adalah membangun 7.459 titik penerangan jalan baru dengan teknologi LED,” terang Bupati.

Lebih lanjut, Bupati juga menambahkan dengan adanya Alat Penerangan Jalan tersebut, kondisi jalan yang terang benderang menjadikan tumbuhnya tempat perekonomian baru, banyak angkringan dan lapak UMKM baru yang memanfaatkan APJ, dan perputaran roda ekonomi warga semakin lama. Yang tujuan utamanya adalah untuk mensejahterakan masyarakat, khususnya Kabupaten Madiun.

“Tentunya kenapa di Kabupaten Madiun ini bisa berjalan lancar, tidak ada kendala. Ya kita niatnya yang pertama harus ikhlas. Tujuannya untuk mensejahterakan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Reporter: Suyanto

Editor: Agus Imam S.

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Lawan Gratifikasi Dimulai dari Rumah, Ini Pesan DWP Kaltara 

Tanjung Selor, SMN – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kalimantan Utara (Kaltara) memperkuat komitmen membangun budaya anti gratifikasi melalui Workshop bertajuk "Perempuan Berintegritas, Dharma Wanita...

Polres Ngawi Hadirkan Warung Kompas Presisi Bangun Komunikasi Perkuat Sinergi untuk Kamtibmas

Ngawi, SMN – Polres Ngawi polda Jatim terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui komunikasi yang humanis. Salah satunya diwujudkan oleh Satbinmas Polres Ngawi melalui kegiatan...

Jalan Penghubung Tulungagung-Blitar Rusak Parah, Warga Srikaton Minta Segera Diperbaiki

Tulungagung, SMN – Kondisi jalan raya yang berada di Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, memprihatinkan. Ruas jalan yang menjadi salah satu akses penghubung...

Pemkot Madiun Gelar Senam Lansia Bersama, Wujudkan Kota Sehat Perkuat Gerakan Hidup Aktif

Madiun, SMN - Komitmen Pemerintah Kota Madiun dalam mewujudkan kota sehat terus diwujudkan melalui berbagai program yang mendorong masyarakat tetap aktif dan produktif, termasuk...

Pengembangan Sektor Pariwisata Pemkot Madiun dan PT INKA, Bahas Penguatan Pariwisata Berbasis Identitas Kota Kereta Api

Madiun, SMN - Pemerintah Kota Madiun menerima audiensi jajaran PT INKA (Persero) untuk membahas penguatan sektor pariwisata melalui kolaborasi yang mengangkat identitas Kota Madiun...