HomeBERITABupati Madiun Hadiri MPLS SMPN 4 Mejayan, Beri Pengarahan Intensif Stop Bulying...

Bupati Madiun Hadiri MPLS SMPN 4 Mejayan, Beri Pengarahan Intensif Stop Bulying dan Pernikahan Dini

Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Kepala DPPKB PPPA Kabupaten Madiun Hendro Suwondo, Asisten Siti Zubaidah dan Kepala Sekolah SMPN 4 Mejayan saat memberi pengarahan MPLS siswa SMPN 4 Mejayan Kabupaten Madiun. (foto : Suyanto/suaramedianasional.com)

Madiun, SMN – Memasuki Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Bupati Madiun hadir dan memberi pengarahan intensif mengenai pemenuhan hak dan perlindungan anak di SMPN 4 Mejayan, Senin (13/7/2026). Kegiatan strategis ini bertujuan untuk membekali para siswa baru agar memahami hak-hak dasar mereka sekaligus ssebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam menekan angka pernikahan dini.

Kehadiran bupati di tengah para siswa ini mempertegas komitmen bersama dalam mewujudkan visi besar, yaitu melahirkan Generasi Emas Madiun Bersahaja yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

Dalam arahannya, Bupati Madiun Hari Wuryanto menekankan pentingnya Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) serta kesiapan fisik, mental, dan ekonomi Sebelum membangun rumahtangga. Kelalaian dalam memenuhi hak dasar anak, tekanan ekonomi, serta dampak pergaulan bebas di era digital dinilai menjadi pemicu utama pernikahan dini yang berisiko, menyebabkan putus sekolah hingga meningkatnya angka stunting.

Sebagai bentuk benteng pertahanan, bupati mengajak para siswa untuk cerdas menyaring informasi di media sosial, membangun komunikasi yang sehat dengan orang tua, serta mengisi waktu dengan berbagai kegiatan produktif.

Selain itu, Bupati Madiun menekankan bahwa melalui MPLS ini, anak-anak diharapkan bisa secepatnya memahami lingkungan sekolah mereka. Masa orientasi ini menjadi momentum penting untuk memberikan arahan mengenai pembentukan karakter sejak awal dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

“Kita ingin membentuk karakter anak-anak sejak awal melalui MPLS ini. Mereka harus paham lingkungannya, seperti ruang kelas dan UKS, serta tahu cara menjaga kebersihan. Di era teknologi ini, orang tua dan sekolah harus berkolaborasi. Jika ada masalah, segera laporkan ke guru melalui orang tua agar cepat diatasi dan tidak berlarut-larut,” ungkapnya. (*)

Reporter: Sabar Duha

Editor: Agus Imam S.

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Pemkab Madiun Apresiasi Kepatuhan Wajib Pajak dan Sukses Gelar Anugerah Pajak Daerah 2026

Madiun, SMN - Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi nyata dalam pembangunan daerah, Pemerintah Kabupaten Madiun sukses menyelenggarakan malam penghargaan "Anugerah Pajak Daerah Tahun 2026"....

CKG Gratis di Puskesmas Kauman, Warga Tulungagung Diajak Deteksi Penyakit Sejak Dini

Tulungagung, SMN – Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala terus didorong Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung. Salah satunya melalui program Cek Kesehatan Gratis...

Bupati Malinau Siapkan Bantuan Rp600 Ribu per Bulan untuk Lansia

Malinau, SMN – Bupati Malinau Wempi W. Mawa, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Malinau dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat lanjut usia (lansia). Hal tersebut disampaikan...

Tim PDB Unitomo Dorong Transformasi Ekonomi Desa Ngampungan Jombang

JOMBANG, SMN - Program Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) bersama Universitas Tribhuana Tungga Dewi (Unitri) Malang memasuki tahun kedua pelaksanaan di...

BPBD Nisel Gelar Rakor Tanggap Darurat Bencana

Nias Selatan, SMN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nias Selatan menggelar Rapat Koordinasi Tanggap Darurat Bencana Tanah Longsor. kegiatan ini dipimpin langsung...