HomeBERITABupati Madiun Resmikan Jembatan Klumutan Saradan

Bupati Madiun Resmikan Jembatan Klumutan Saradan

Bupati Madiun Hari Wuryanto di dampingi Kepala Dinas PUPR Boby Saktia Putra Lubis, Ketua DPRD Fery Sudarsana, Kades Klumutan Agus Proklamator dan Jajajaran Forkopimda Kabupaten Madiun meresmikan Jenbatan Desa Klumutan Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun. (Foto: Suyanto/suaramedianasional.com)

Madiun, SMN — Bupati Madiun, Hari Wuryanto, meresmikan Jembatan Klumutan yang berada di Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Selasa (27/1/2026).

Peresmian jembatan Desa Klumutan dan penanda tanganan prasasti pembangunan infrastruktur lainya ini menandai berakhirnya proyek pembangunan infrastruktur di Kabupaten Madiun Tahun 2025, termasuk jembatan Desa Klumutan ini yang jadi penantian warga selama kurang lebih dari tiga tahun setelah jembatan tersebut rusak parah akibat banjir.

Peresmian dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, bersama Jajaran Forkopimda, Forkopimcam Saradan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD)., perangkat Desa Klumutab, Kades Se Kecamatan Saradan dan masyarakat sekitarnya.

Jembatan Klumutan sebelumnya mengalami kerusakan berat sejak 2019 dan kondisinya semakin memburuk pascabanjir besar pada 2022, yang hanya bisa di lalui kendaraan roda dua.

Akibatnya, jembatan tak lagi bisa dilalui dengan kendaraan roda empat dan mengganggu mobilitas serta aktivitas ekonomi warga.

Pemerintah Kabupaten Madiun baru merealisasikan pembangunan ulang jembatan tersebut pada 2025, setelah melalui berbagai proses pengajuan dan perencanaan yang matang, akhirya jembatan Desa Klumutan bisa terealisasi Tahun 2025 ini.

Pembangunan berlangsung selama sekitar empat bulan sejak September 2025 hingga akhir tahun 2025.

Dalam acara peresmian, Bupati Hari Wuryanto menyampaikan bahwa proyek pembangunan jembatan di Desa Klumutan secara resmi di resmikan. Dengan perjalanan panjang dan penuh tantangan dalam upaya membangun kembali jembatan Desa Klumutan yang vital bagi warga setempat dan sekitarnya.

“Alhamdulillah, ini sesuai dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Madiun untuk menyejahterakan masyarakat. Dengan jembatan ini, akses warga, khususnya di Desa Klumutan, kembali lancar, termasuk distribusi hasil pertanian dan yang lainya,” ujar Hari Wuryanto.

Ia menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Klumutan merupakan bagian dari kebijakan pemulihan infrastruktur pasca bencana. Menurutnya, jembatan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga sebagai penggerak roda perekonomian warga di Kecamatan Saradan.

“Kurang lebih tiga sampai empat tahun sejak banjir besar, dampaknya sangat terasa. Alhamdulillah sekarang bisa dibangun kembali dan dimanfaatkan masyarakat,” lanjutnya.

Bupati juga mengingatkan warga agar menjaga dan merawat jembatan yang telah dibangun. Ia secara khusus meminta masyarakat tidak membuang sampah ke sungai demi menjaga kebersihan dan mencegah kerusakan serupa di kemudian hari.

Di tempat yang sana Kepala Dinas Pekerja Umum dan Tara Ruang (Dinas PUPR) Kabupaten Nadiun Boby Saktia Putra Lubis mengatakan

bahwa proyek pembangunan infrastruktur jalan baik berupa jalan, jembatan dan gedung sudah bisa terealisasi dengan baik,  termasuk jembatan Desa Klumutan tersebut sudah selesai dengan tepat waktu di akhir tahun 2025 ini.

“saya berharap bahwa semua pembangunan proyek infrastruktur di tahun 2025 sudah sudah selasai semuanya,berjalan lancar dan sukses sekaligus bisa di manfaatkan oleh masyarakat” ujar Boby Kepala PUPR Kabupaten Madiun.

Sementara itu, Kepala Desa Klumutan, Agus Proklamonto, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintahan Kabupaten Madiun dan bersyukur atas rampungnya pembangunan jembatan tersebut. Selama bertahun-tahun, ia dan warga lain harus melewati jembatan dengan penopang bambu sesek dengan rasa khawatir dan cemas.

“Saya dan warga kami sangat senang sekali dengan dibangunya kembali jembatan tersebut. Kurang lebih tiga tahun jembatan tersebut dalam kondisi memprihatinkan dan kalau lewat situ rasanya kawatir dan waswas. Sekarang warga kami bisa melewati dengan rasa tenang, dan ini sangat membantu aktivitas serta perekonomian masyarakat,”  tandas Agus Kades Klumutan.

Dengan diresmikannya Jembatan Klumutan, Pemerintah Kabupaten Madiun berharap akses antarwilayah di Kecamatan Saradan kembali normal serta mendukung pemulihan ekonomi warga pasca bencana banjir yang sempat melumpuhkan infrastruktur Desa Klumutan. (*)

Reporter: Suyanto

Editor: Agus Imam S.

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Pengukuhan Pengurus Akselerasi Produsen Makanan dan Minuman Jawa Timur (APMMJ) Kabupaten Madiun Masa Bhakti 2026–2031

Madiun, SMN - Pengurus Akselerasi Produsen Makanan dan Minuman Jawa Timur (APMMJ) Kabupaten Madiun masa bakti 2026–2031 resmi dikukuhkan di Pendopo Muda Graha Kabupaten...

Persiapan Pemilu 2029, KPU dan Pemkot Probolinggo Tandatangani Nota Kesepahaman

Probolinggo, SMN - Konsolidasi demokrasi dalam rangka persiapan Pemilu 2029 terus dilakukan KPU Kota Probolinggo dan Pemkot Probolinggo. Yakni, dengan dilaksanakannya penandatanganan nota kesepahaman...

Pemkab Labuhanbatu Sambut Kepulangan Rombongan Jemaah Haji Labuhanbatu dengan Penuh Suka Cita

Labuhanbatu, SMN - Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Bumi Ikata Bina En Pabolo saat Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menyambut kepulangan rombongan jemaah haji asal...

Wabup Labuhanbatu Jamri Hadiri Perayaan Tahun Baru Islam di Kecamatan Bilah Barat

Labuhanbatu, SMN - Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai perayaan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang bertepatan dengan 1 Suro 1960 Jawa di Desa...

Wabup Labusel Hadiri Kegiatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Kecamatan Torgamba

Labusel, SMN - Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan menggelar Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah secara serentak di lima kecamatan pada, Senin (15/6/2026) malam. Kegiatan...