HomeBERITACPNS 2026 di Pemkab Madiun Masih Belum Ditetapkan, Menunggu dari Keputusan KEMENPAN...

CPNS 2026 di Pemkab Madiun Masih Belum Ditetapkan, Menunggu dari Keputusan KEMENPAN RB

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Madiun Heru Kuncoro. (Foto: suyanto/suaramedianasional.com)

Madiun, SMN – Pemerintah Kabupaten Madiun masih berkoordinasi dan menunggu kepastian dari Pemerintah Pusat Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (KEMENPAN RB) terkait formasi pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini. Hingga saat ini, proses rekrutmen masih berada pada tahap usulan dan belum ditetapkan jumlah formasinya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Madiun, Heru Kuncoro, menyampaikan bahwa usulan formasi tersebut masih akan dikoordinasikan dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

“Kita masih dalam tahap usulan, ini nanti akan dikoordinasikan dengan Kementerian PAN-RB. Jadi jumlahnya belum ditetapkan,” ujarnya

Ia menjelaskan, kebutuhan aparatur sipil negara di Kabupaten Madiun masih cukup tinggi, terutama pada sektor pendidikan, kesehatan, dan tenaga teknis di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD). Ia menyebut hampir seluruh OPD masih mengalami kekurangan pegawai.

Namun demikian, pemenuhan kebutuhan ASN tersebut masih dipengaruhi sejumlah faktor, termasuk kemampuan anggaran daerah serta ketentuan pembatasan belanja pegawai yang direncanakan maksimal 30 persen pada tahun 2027.

“Tahun 2027 belanja pegawai dibatasi maksimal 30 persen. Jadi kita harus menyesuaikan kebutuhan dengan kemampuan anggaran,” jelasnya.

Ia menambahkan, pada tahun 2026 terdapat sekitar 383 ASN di Kabupaten Madiun yang akan memasuki masa purna tugas. Kondisi ini turut menambah tantangan pemenuhan kebutuhan pegawai di daerah.

Untuk menjaga pelayanan tetap berjalan. Pemkab Madiun mengoptimalkan kinerja melalui pola kerja tim di masing-masing OPD, sehingga tugas tetap dapat dilaksanakan meskipun jumlah pegawai terbatas. (*)

Reporter: Suyanto

Editor: Agus Imam S.

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Sidoarjo Jadi Pusat Perhatian Nasional, 400 Atlet Ramaikan Jatim Open Woodball 2026

Sidoarjo, SMN – Kabupaten Sidoarjo kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga tingkat nasional. Kali ini, Sidoarjo menjadi penyelenggara Jatim Open Woodball 2026 Piala...

Wabup Mimik Dukung Sensus Ekonomi 2026, BPS Sidoarjo Siapkan Pendataan Mandiri dan Door to Door

Sidoarjo, SMN – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidoarjo. Dukungan...

DLHK Sidoarjo Mulai Tertibkan Fasum Pondok Mutiara, Kejati Jatim Ingatkan Potensi Pidana Korupsi

Sidoarjo, SMN – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mulai melakukan sosialisasi penertiban fasilitas umum (fasum) di kawasan Perumahan Pondok...

UMKM Pasuruan Didorong Kuasai Live Commerce, Mas Rusdi: Tiga Detik Pertama Sangat Menentukan

Pasuruan, SMN — Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Salah satu...

Bupati Pasuruan Sidak SMPN 1 Purwosari, Tekankan Budaya Bersih dan Sekolah Asri

Pasuruan, SMN – Komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman kembali ditegaskan. Bupati Pasuruan, M Rusdi Sutejo melakukan...