HomeBERITACuaca Ekstrem yang Melanda Kota Bandung, DPRD Bandung: Waspadai Pohon dan Tiang...

Cuaca Ekstrem yang Melanda Kota Bandung, DPRD Bandung: Waspadai Pohon dan Tiang Reklame

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bandung, Rieke Suryaningsih, S.H. (Foto: Ist)

Bandung, SMN – Cuaca ekstrem yang melanda Kota Bandung mendapat perhatian dari DPRD. Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bandung, Rieke Suryaningsih, meminta Pemkot Bandung meningkatkan kewaspadaan, khususnya terkait potensi bahaya dari pohon dan tiang reklame.

Rieke menilai, pengecekan terhadap kekokohan pohon dan tiang reklame perlu dilakukan secara menyeluruh. Pasalnya, sejumlah pohon di Kota Bandung dinilai sudah mulai keropos dan rawan tumbang saat terjadi angin kencang.

“Pohon-pohon itu harus benar-benar diperiksa, karena ada yang sudah keropos. Dahan-dahannya juga perlu dicek supaya tidak membahayakan masyarakat,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

Selain itu, ia juga menyinggung rencana pendataan pohon melalui program KTP pohon yang hingga kini belum terealisasi.

Menurutnya, program tersebut penting untuk memetakan kondisi pohon di Kota Bandung.

“Dulu sempat ada rencana KTP pohon, tapi sampai sekarang belum jadi. Padahal itu penting untuk mengetahui kondisi dan usia pohon,” katanya.

Di sisi lain, Rieke mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan saat cuaca ekstrem, terutama ketika suhu udara mencapai lebih dari 34 derajat Celsius.

“Kalau memang cuaca panas sekali, sebaiknya aktivitas dikurangi. Kita juga harus mengukur kemampuan tubuh dalam beradaptasi dengan kondisi cuaca,” tuturnya.

Ia menambahkan sejumlah wilayah di Kota Bandung juga masih memiliki potensi bencana, seperti banjir saat hujan deras. Meski beberapa titik diklaim sudah mengalami perbaikan, kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan.

Namun demikian, Rieke menilai persoalan sampah justru menjadi hal yang lebih mengkhawatirkan ke depan, terutama menjelang musim kemarau.

“Yang saya khawatirkan justru sampah. Ini harus segera diolah atau ditangani dengan serius, karena bisa menimbulkan masalah baru,” pungkasnya. (*)

Reporter: Aldi

Editor: Agus Imam S.

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Dengan FKP 2026, Pemprov Kaltara Dorong Peningkatan Mutu Layanan RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan

Tarakan, SMN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong peningkatan kualitas pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Jusuf SK Tarakan agar...

Kaltara Terima Rp41,5 Miliar, Gubernur Fokuskan untuk Rehabilitasi Hutan

Jakarta, SMN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) akan memanfaatkan pendanaan sebesar Rp41,5 miliar dari proyek Result-Based Payment Reducing Emissions from Deforestation and Forest...

Berebu Pagun Safar Diusulkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Malinau, SMN – Tradisi Berebu Pagun Safar yang rutin dilaksanakan masyarakat Kecamatan Malinau Kota mendapat perhatian untuk terus dilestarikan. Pemerintah Kabupaten Malinau melalui Dinas...

Plt Wali Kota Madiun bersama Ketua DPRD Menandatangani Nota Kesepakatan Atas Perubahan KUA PPAS TA 2026, Tekankan Penguatan Fondasi Pembangunan

Madiun, SMN - Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun menekankan pentingnya penguatan fondasi pembangunan Kota Madiun dalam perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan...

Plt Wali Kota Madiun Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Guna Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrim

Madiun, SMN - Upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana terus dilakukan Pemerintah Kota Madiun. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi, Komunikasi, Informasi, dan Edukasi...