
Jombang, SMN – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) terus melakukan langkah konkret. Salah satunya dengan melakukan normalisasi saluran drainase di kawasan Pondok Pesantren Tambakberas, Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang.
Plt. kepala dinas perkim Saiful Anwar melalui Kepala Bidang Pengembangan Kawasan Permukiman Dinas Perkim Jombang, Ahmad Rofiq Ashari, mengatakan, pekerjaan normalisasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga fungsi sistem drainase agar tetap optimal.
“Normalisasi saluran sudah direncanakan sepanjang 444 meter, didukung dengan pengantian bangunan saluran yang sudah rusak, seperti penggantian U-Ditch dan box culvert,” jelas Ahmad Rofiq, senin (17/11/25).
Menurutnya, banjir yang sering terjadi di beberapa wilayah tidak hanya disebabkan faktor alam seperti curah hujan yang tinggi. Tetapi juga karena perilaku manusia yang kurang peduli terhadap kebersihan lingkungan.
“Banjir umumnya disebabkan oleh kombinasi faktor kondisi alam dan ulah manusia. Salah satu penyebab utamanya adalah kebiasaan membuang sampah sembarangan. Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan membuang sampah pada tempatnya,” imbaunya.
Rofiq menambahkan, pekerjaan normalisasi drainase saat ini sudah dalam tahap pelaksanaan di lapangan dan ditargetkan selesai pada akhir Desember mendatang.
Melalui kegiatan ini, Dinas Perkim berharap masyarakat dapat berperan aktif menjaga kebersihan saluran air agar fungsi drainase tetap berjalan dengan baik. Partisipasi warga dinilai menjadi kunci utama dalam upaya mengurangi risiko banjir di lingkungan permukiman.
“Selain pekerjaan fisik, kami juga mendorong kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah ke saluran air. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan warga,” pungkasnya. (*)
Reporter: Arif W.
Editor: Agus Imam S.
