
Jombang, SMN – Suasana Desa Jombok, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang tampak semarak tidak seperti hari – hari biasanya. Ribuan warga tumpah ruah di jalan untuk menyaksikan pawai budaya dalam rangka hari jadi Desa Jombok ke-125 tahun pada Minggu (12/10/25).
Kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Desa Jombok tersebut menampilkan beragam potensi seni dan budaya lokal, mulai dari tari tradisional, drumband, hingga arak-arakan hasil bumi. Setiap dusun dan lembaga di desa turut berpartisipasi dengan mengenakan busana khas daerah dan menampilkan kreativitas masing-masing.
Kepala Desa Jombok, Nugroho Adi Wiyono, mengatakan bahwa kegiatan pawai budaya ini merupakan bentuk ungkapan rasa syukur atas usia Desa Jombok yang telah mencapai 125 tahun, sekaligus menjadi momentum mempererat kebersamaan warga.
“Pawai budaya ini bukan sekadar hiburan, tapi juga bentuk penghargaan terhadap leluhur yang telah membangun desa ini sejak dahulu. Semangat gotong royong dan rasa memiliki desa harus terus dijaga oleh generasi muda,” ujarnya.
Ia menambahkan, selain untuk melestarikan budaya lokal, kegiatan tersebut diharapkan bisa menjadi agenda tahunan yang mendorong potensi wisata budaya di Desa Jombok.
Kilasan sejarah desa Jombok didirikan pada tahun 1900 oleh pemuka adat yang membuka lahan untuk pemukiman dan pertanian, selama 125 tahun telah melewati berbagai tantangan mulai dari masa kolonial kemerdekaan hingga tranformasi menjadi desa mandiri yang mengedepankan kearifan lokal
Nama Jombok sendiri diambil dari bahasa Jawa kuno yang berarti tempat berkumpulnya kebaikan mencerminkan filosofi hidup warganya
“Harapan kami, dengan usia ke-125 tahun ini, Desa Jombok semakin maju, masyarakatnya sejahtera, dan nilai-nilai budaya tetap lestari. Semoga acara seperti ini menjadi daya tarik dan memperkuat identitas desa,” harapnya.
“Dengan semangat persatuan desa Jombok membuktikan bahwa tradisi dan modernitas dapat berjalan beriringan, selamat hari jadi desa Jombok ke 125 tahun semoga menjadi inspirasi bagi desa desa lain,” pungkas kades Nugroho. (*)
Reporter: Arif W
Editor: Agus Imam S.
