HomeADVERTORIALDishub Kota Kediri Bagikan Jaket Pelampung dan Himbauan Keselamatan untuk Operator Tambangan...

Dishub Kota Kediri Bagikan Jaket Pelampung dan Himbauan Keselamatan untuk Operator Tambangan Jelang Puncak Musim Hujan

Dinas Perhubungan Kota Kediri meningkatkan kewaspadaan aktivitas tambangan di Sungai Brantas dengan membagikan jaket pelampung serta memberikan himbauan keselamatan. (Foto: Dok. Dishub Kota Kediri)

Kota Kediri, SMN – Dinas Perhubungan Kota Kediri meningkatkan kewaspadaan aktivitas tambangan di Sungai Brantas dengan membagikan jaket pelampung serta memberikan himbauan keselamatan kepada para operator perahu penyeberangan di Kelurahan Manisrenggo.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri Arief Cholisudin sebagai langkah antisipasi menghadapi curah hujan yang semakin tinggi di wilayah setempat.

Aksi yang melibatkan petugas gabungan dari Dinas Perhubungan Kota Kediri, BPBD, pihak kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga pemilik usaha tambangan tersebut bertujuan meningkatkan keselamatan dan kesiapan operator perahu dalam menghadapi perubahan kondisi sungai selama musim penghujan.

Petugas memastikan seluruh operator memahami standar keamanan, termasuk kewajiban menggunakan alat keselamatan saat beroperasi.

“Harapan saya sering dipakai. Tetap dipakai. Supaya aman,” ujar Arief menekankan pentingnya penggunaan pelampung kepada operator perahu tambang.

Dinas Perhubungan Kota Kediri meningkatkan kewaspadaan aktivitas tambangan di Sungai Brantas dengan membagikan jaket pelampung serta memberikan himbauan keselamatan. (Foto: Dok. Dishub Kota Kediri)

Pembagian jaket pelampung diberikan sebagai bagian dari langkah preventif untuk meminimalisir risiko kecelakaan di perairan, sekaligus memperkuat sosialisasi prosedur keselamatan bagi operator maupun penumpang.

Selain itu, petugas juga mengingatkan beberapa aturan dasar yang wajib dipatuhi, mulai dari melengkapi alat keselamatan, tidak melebihi kapasitas angkut, memperhatikan ketinggian air sebelum menyeberang, menghentikan operasional saat volume air meningkat, hingga segera menghubungi layanan darurat melalui Call Center Lapor Mbak Wali 112 jika terjadi kondisi berbahaya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan operasional tambangan yang lebih aman, terutama bagi masyarakat pengguna jasa penyeberangan Sungai Brantas yang rutin beraktivitas di tengah meningkatnya curah hujan di Kota Kediri. (adv)

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Pemkab Madiun Tingkatkan SDM, Bersiap Terapkan Manajemen Talenta ASN

Madiun, SMN - Pemerintah Kabupaten Madiun terus mematangkan transformasi pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, memimpin secara langsung agenda Ekspose...

Plt Wali Kota Harap Ada Forum Barista dan Ekosistem Kopi di Kota Madiun ke Depan

Madiun, SMN - Pelatihan di Kota Madiun tak hanya bagi pemula. Namun, pelatihan tingkat lanjut pun mengemuka. Seperti pelatihan peningkatan daya saing pelaku usaha...

Plt Wali Kota Madiun Siap Tindaklanjuti Penerapan NIK sebagai Identitas Tunggal

Madiun, SMN - Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun siap menindaklanjuti penguatan data kependudukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan publik. Salah satunya...

Plt Wali Kota Madiun Bentuk Belajar Bahasa Inggris Perkuat SDM ASN

Madiun, SMN - Upaya mewujudkan visi Madiun Mendunia turut diarahkan pada penguatan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun...

Sambut Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Pemkot Madiun Siapkan Tiga Kegiatan Besar

Madiun, SMN - Pemerintah Kota Madiun menyiapkan tiga kegiatan besar untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda. Persiapan tersebut dibahas dalam audiensi Plt Wali Kota Madiun...