HomeBERITADispendukcapil Kabupaten Madiun Jemput Bola Aktivasi IKD ke Warga

Dispendukcapil Kabupaten Madiun Jemput Bola Aktivasi IKD ke Warga

Suasana Dispendukcapil Kabupaten Madiun jemput bola aktivasi IKD (Identitas Kependudukan Digital) di desa-desa. Masyarakat menyambutnya dengan antusias. (Foto: suyanto/suaramedianasional.com)

Madiun, SMN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Madiun menargetkan warga usia produktif untuk melakukan jemput bola aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) ke desa-desa hingga akhir April 2026. Capaian aktivasi IKD di Kabupaten Madiun tercatat telah mencapai 20 persen dari total wajib KTP.

Berdasarkan data Dispendukcapil Kabupaten Madiun, jumlah warga yang telah memiliki KTP elektronik mencapai 585.100 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 120.697 warga telah mengaktivasi IKD.

Plt Sekretaris Dispendukcapil Kabupaten Madiun, Sayogyo, mengatakan pihaknya kini memfokuskan percepatan aktivasi IKD kepada masyarakat berusia 17 hingga 45 tahun. Kelompok usia tersebut dinilai lebih familiar dengan penggunaan smartphone sehingga lebih mudah mengakses aplikasi IKD.

“Sebanyak 585.100 kami sudah mencapai 120.697 sehingga sudah mencapai 20,69 persen. Warga Kabupaten Madiun usia 17 tahun sampai 45 supaya aktivasi IKD atau Identitas Kependudukan Digital,” kata Sayogyo, Senin (18/5/2026).

Menurutnya, Dispendukcapil rutin membuka layanan adminduk keliling di berbagai desa setiap bulan. Langkah itu dilakukan untuk meningkatkan capaian aktivasi IKD sekaligus perekaman KTP elektronik bagi warga.

Di sisi lain, warga berusia di atas 45 tahun dinilai masih mengalami kendala dalam penggunaan smartphone sehingga proses aktivasi IKD belum optimal pada kelompok tersebut.

“Kami dari dispendukcapil terus mendorong penggunaan IKD karena dinilai lebih praktis dan memudahkan masyarakat dalam berbagai aktivitas administrasi, Selain itu, IKD juga telah diakui sebagai identitas resmi yang sah selain KTP fisik,” tambahnya.

Dispendukcapil Kabupaten Madiun berharap peningkatan layanan jemput bola ke desa-desa dapat mempercepat transformasi administrasi kependudukan berbasis digital di wilayah tersebut. (*)

Reporter: Suyanto

Editor: Agus Imam S.

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Diduga Tipu Gelap Mobil hingga Ratusan Juta, LPK-RI Blitar Laporkan Terduga Pelaku ke Polisi

Blitar, SMN – Dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan yang melibatkan beberapa unit kendaraan roda empat kembali mencuat di Kabupaten Blitar. Lembaga Perlindungan Konsumen...

Di Blitar, Megawati Tegaskan Pentingnya Sejarah, Keadilan Hukum, dan Kebebasan Berpendapat

Blitar, SMN – Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai sejarah perjuangan bangsa, menegakkan keadilan hukum, serta merawat kehidupan demokrasi saat...

Wabup Labusel Syahdian Purba Sambut Kepulangan Jamaah Haji Labusel 

Labusel, SMN - Suasana haru dan penuh kebahagiaan mewarnai penyambutan kepulangan Jamaah Haji asal Kabupaten Labuhanbatu Selatan di Aula Santun Berkata Bijak Berkarya (SBBK)...

Upacara Apel Gabungan, OPD Diminta Lakukan Pemetaan Terhadap Potensi Pendapatan 

Labuhanbatu, SMN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu melalui staff Ahli Bupati Turing Ritonga menegaskan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar lebih proaktif dalam...

12 Warga KPM Desa Tanjungrejo Terima BLT-DD Bulan April, Mei dan Juni 2026

Madiun, SMN - Pemerintah Desa (Pemdes) Tanjungrejo Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun melaksanakan kegiatan penyaluran Dana Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) bulan April Mei...