HomeBERITADKPP Kota Madiun Gencar Berikan Vaksin PMK Jelang Hari Raya Idul Adha...

DKPP Kota Madiun Gencar Berikan Vaksin PMK Jelang Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M

Petugas DKPP Kota Madiun berikan Vaksin PMK hewan. (Foto: suyanto/suaramedianasional.com)

Madiun, SMN – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun, Jawa Timur gencar pemberian vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan kurban kambing yang rentan tertular menjelang momentum Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Sub Koordinator Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Madiun Margaretha Dian Wartiningdyah mengatakan vaksinasi masih dapat dilakukan maksimal dua minggu sebelum hewan disembelih.

“Vaksinasi ini sebagai upaya antisipasi penyakit PMK pada hewan ruminansia, khususnya kambing dan domba yang diperjualbelikan untuk hewan kurban,” ujarnya.

Menurutnya, sebanyak 90 ekor kambing disuntik vaksin di beberapa lokasi penjualan ternak pada Senin (11/5/2026) guna memastikan hewan tetap sehat dan aman diperjualbelikan.

Vaksinasi dilakukan di dua lokasi, yakni 30 ekor kambing di kawasan Jalan Ki Ageng Selo dan 60 ekor lainnya di Kandang Wedhus Pak Djarot Jalan Srilangka, Kelurahan Kanigoro. Upaya tersebut dilakukan sebagai antisipasi penyebaran PMK di saat meningkatnya aktivitas jual beli hewan kurban menjelang Idul Adha.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menggunakan vaksin Apthovet PMK dengan dosis 1 ml untuk setiap hewan berkaki empat. Penyuntikan dilakukan pada bagian leher sebelah kanan kambing.

Tak hanya vaksinasi tahap awal, DKPP juga akan melakukan vaksinasi ulang satu bulan setelah penyuntikan pertama, kemudian dilanjutkan pemberian booster setiap enam bulan guna menjaga kekebalan ternak terhadap PMK.

Hingga Mei 2026, Kota Madiun dipastikan masih bebas dari kasus PMK. Meski demikian, pengawasan terhadap lalu lintas ternak tetap diperketat, khususnya untuk hewan yang masuk dari luar daerah.

Menurut Margaretha, setiap ternak yang masuk ke Kota Madiun wajib dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal serta rekomendasi pemasukan ternak dari DKPP Kota Madiun.

“Peternak maupun pedagang diharapkan mematuhi prosedur lalu lintas ternak antar-daerah agar penyebaran penyakit ternak dapat diminimalkan, terutama menjelang hari raya kurban,” katanya. (*)

Reporter: Suyanto

Editor: Agus Imam S.

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Diduga Tipu Gelap Mobil hingga Ratusan Juta, LPK-RI Blitar Laporkan Terduga Pelaku ke Polisi

Blitar, SMN – Dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan yang melibatkan beberapa unit kendaraan roda empat kembali mencuat di Kabupaten Blitar. Lembaga Perlindungan Konsumen...

Di Blitar, Megawati Tegaskan Pentingnya Sejarah, Keadilan Hukum, dan Kebebasan Berpendapat

Blitar, SMN – Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai sejarah perjuangan bangsa, menegakkan keadilan hukum, serta merawat kehidupan demokrasi saat...

Wabup Labusel Syahdian Purba Sambut Kepulangan Jamaah Haji Labusel 

Labusel, SMN - Suasana haru dan penuh kebahagiaan mewarnai penyambutan kepulangan Jamaah Haji asal Kabupaten Labuhanbatu Selatan di Aula Santun Berkata Bijak Berkarya (SBBK)...

Upacara Apel Gabungan, OPD Diminta Lakukan Pemetaan Terhadap Potensi Pendapatan 

Labuhanbatu, SMN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu melalui staff Ahli Bupati Turing Ritonga menegaskan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar lebih proaktif dalam...

12 Warga KPM Desa Tanjungrejo Terima BLT-DD Bulan April, Mei dan Juni 2026

Madiun, SMN - Pemerintah Desa (Pemdes) Tanjungrejo Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun melaksanakan kegiatan penyaluran Dana Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) bulan April Mei...