
Blitar, SMN – Pemerintah Desa Sumber, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar menggelar Musyawarah Desa (Musdes) untuk membahas dan menetapkan rencana percepatan pembangunan fisik Gerai, Pergudangan, dan Perlengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Senin (24/11/25). Musyawarah berlangsung di Balai Desa Sumber dengan melibatkan unsur pemerintah, lembaga desa, serta tokoh masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri oleh Danramil, Plt. Camat Sanankulon beserta staf, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pendamping desa, BPD, serta Kepala Desa Sumber. Peserta musyawarah juga mencakup jajaran RT, RW, LPMD, KDKMP, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh lingkungan yang turut memberikan pandangan dalam proses perencanaan pembangunan koperasi tersebut.
Kepala Desa Sumber, Suyudi Hariyanto, dalam kesempatan itu menegaskan bahwa Musdes ini menjadi langkah awal untuk mempercepat realisasi pembangunan fisik yang akan menopang operasional Koperasi Merah Putih. Ia menjelaskan bahwa pemerintah desa akan segera melengkapi seluruh kebutuhan administrasi terkait lokasi dan perizinan pembangunan.
“Setelah musyawarah ini, kami dari pemerintah desa akan segera menyiapkan perlengkapan administrasi yang berkaitan dengan tempat pembangunan gerai dan fasilitas lainnya,” ujar Suyudi Hariyanto.
Menurutnya, Koperasi Merah Putih dirancang untuk menaungi berbagai jenis usaha yang dapat mendorong kemajuan ekonomi masyarakat Desa Sumber. Karena banyaknya unit usaha yang akan dijalankan, pembangunan fasilitas pendukung harus segera direalisasikan agar koperasi dapat beroperasi secara optimal.
“Melihat banyaknya jenis usaha yang akan dijalankan, pembangunan fasilitas menjadi prioritas agar koperasi dapat segera bergerak,” jelasnya.
Suyudi juga menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ditemukan kendala berarti. Seluruh proses masih dalam tahap persiapan administrasi dan penyusunan rencana pembangunan, sehingga dinilai belum ada hambatan teknis di lapangan.
“Untuk kendala, sampai saat ini belum ada karena semuanya masih dalam proses,” tambahnya.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa pembangunan fasilitas koperasi ini diharapkan tidak bergantung pada Dana Desa. Pemerintah desa berharap adanya dukungan hibah dari pemerintah pusat sehingga anggaran desa tetap dapat difokuskan pada program prioritas lainnya.
“Harapan kami, anggaran pembangunan fasilitas koperasi ini tidak menggunakan Dana Desa, tetapi melalui hibah dari negara,” pungkas Suyudi Hariyanto.
Musyawarah Desa ini menjadi momentum penting bagi Desa Sumber dalam memperkuat sektor ekonomi melalui pembentukan koperasi yang lebih modern dan terstruktur.
Dengan dukungan berbagai elemen masyarakat, percepatan pembangunan fasilitas koperasi diharapkan dapat memberikan manfaat luas bagi warga dan memacu pertumbuhan ekonomi desa ke arah yang lebih mandiri dan berkelanjutan. (*)
Reporter: Imam.
Editor: Agus Imam S.
