HomeBERITADPRD Kabupaten Lumajang Hadiri Sosialisasi SPI dan Sistem FOKAL, Komitmen Bersama Menuju...

DPRD Kabupaten Lumajang Hadiri Sosialisasi SPI dan Sistem FOKAL, Komitmen Bersama Menuju Pemerintahan yang Bersih

Ketua DPRD Kabupaten Lumajang Oktafiyani, bersama Sekretaris Komisi A, Idris Marzuqi, menghadiri kegiatan Sosialisasi Survey Penilaian Integritas (SPI) dan Sistem FOKAL yang digelar oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Lumajang di Ruang Bela Negara, Rabu (17/9/2025). (Foto: Dok. Humas)

Lumajang, SMN – DPRD Kabupaten Lumajang menunjukkan komitmen kuatnya terhadap upaya pencegahan korupsi dan penguatan tata kelola pemerintahan. Ketua DPRD Oktafiyani, bersama Sekretaris Komisi A, Idris Marzuqi, menghadiri kegiatan Sosialisasi Survey Penilaian Integritas (SPI) dan Sistem FOKAL yang digelar oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Lumajang di Ruang Bela Negara, Rabu (17/9/2025) lalu.

Acara yang dibuka langsung oleh Kepala Inspektorat Daerah, Akhmat Taufik Hidayat, ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting daerah, mulai dari praktisi hukum, advokat, LSM, hingga pensiunan PNS dan OPD terkait. Sosialisasi ini menjadi forum strategis dalam memperkuat pengawasan internal dan mendorong integritas di lingkungan pemerintahan.

“Melalui SPI dan Sistem FOKAL, kita sedang membangun sistem yang lebih transparan dan akuntabel. Ini adalah bagian dari upaya besar kita dalam reformasi birokrasi,” ujar Akhmat Taufik Hidayat dalam sambutannya.
Sistem Penilaian Integritas (SPI) merupakan instrumen yang dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengukur risiko dan potensi korupsi di lingkungan lembaga pemerintah, sementara Sistem FOKAL adalah sarana pengaduan yang cepat dan terintegrasi bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Oktafiyani menegaskan dukungannya terhadap langkah ini.

“Kami di DPRD Kabupaten Lumajang menyambut baik dan mendukung penuh setiap langkah yang mengarah pada pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi,” ujar politisi Gerindra ini.

Ia juga menambahkan pentingnya sinergi antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat dalam menciptakan pemerintahan yang berintegritas.

“Perubahan besar tidak bisa hanya dilakukan satu pihak. Butuh kolaborasi dan komitmen bersama. Karena itu, DPRD siap menjadi mitra yang kritis sekaligus konstruktif dalam pengawasan pemerintahan,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi A, Idris Marzuqi, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif dalam pengawasan publik.

“Jangan ragu untuk melaporkan bila melihat indikasi penyimpangan. Sistem FOKAL hadir sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah,” ujar politisi Demokrat ini.

Sosialisasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat budaya integritas dan pelayanan publik yang lebih baik. Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa upaya pemberantasan korupsi bukan hanya tanggung jawab aparat hukum, tapi tanggung jawab bersama seluruh warga bangsa. (*)

Reporter: Atiek

Editor: Agus Imam S.

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Wali Kota Bandung Pastikan Seluruh Unsur Pimpinan di Kota Bandung Wajib Datang ke Kantor Saat Diberlakukan WFH untuk ASN

Bandung, SMN - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan seluruh unsur pimpinan di Kota Bandung wajib datang ke kantor atau lapangan saat diberlakukan work...

Tindakan Penyelundupan Narkoba Semakin Bervariasi, Selundupkan Narkoba pada Bungkus Bumbu Mie Instan di Lapas

Bandung, SMN - Tindakan penyelundupan narkoba semakin bervariasi. Kali ini petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banceuy, Kota Bandung, menggagalkan penyelundupan paket narkoba jenis...

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono Dikukuhkan sebagai Ayah Generasi Berencana GenRe 2026

Tegal, SMN - Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono dikukuhkan sebagai Ayah Generasi Berencana GenRe 2026. Bersamaan dengan itu, Ketua TP PKK Gadis Sephi Febriana Dedy Yon...

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto Terpaksa Berlakukan Penghentian Operasional Sementara

Brebes, SMN - Operasional kereta api di lintas selatan Jawa kembali diuji. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto terpaksa memberlakukan Semboyan 3...

Satgas Program MBG Lakukan Sidak Salah Satu SPPG di Wilayah Besuk

Probolinggo, SMN - Satuan Tugas (Satgas) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Probolinggo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi...