
Lumajang, SMN – Pendidikan politik bagi generasi muda, terutama pemilih pemula, mendapat sorotan penting dari DPRD Kabupaten Lumajang. Dalam upaya menciptakan demokrasi yang sehat dan bebas dari praktik money politik, DPRD menyambut baik program Sekolah Legislasi yang digagas oleh Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) ITB Widya Gama Lumajang.
Audiensi resmi antara DPM ITB Widya Gama dan DPRD digelar di Ruang Komisi A DPRD Lumajang pada Kamis, 10 Juli 2025. Ketua Bapemperda, Awaluddin Yusuf, didampingi oleh anggota Bapemperda, Hospita Eka Sari, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif mahasiswa dalam mendorong pendidikan politik berbasis legislasi.
“Kami menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan Sekolah Legislasi ini. Ini langkah konkret untuk meningkatkan kesadaran politik dan menyiapkan pemuda sebagai agen perubahan demokrasi,” ujar Awaluddin kepada media ini.
Audiensi ini juga dihadiri oleh Setyawan dari Bakesbangpol yang memberikan pemahaman seputar wawasan kebangsaan, serta Nasrul Suhuf Salehan, perancang perundang-undangan dari Bagian Hukum Setda, yang menjelaskan proses pembentukan peraturan sebagai bagian dari edukasi legislasi yang akan dimuat dalam program.
Ketua DPM ITB Widya Gama bersama jajaran panitia Sekolah Legislasi hadir langsung dalam diskusi tersebut. Mereka menegaskan komitmennya untuk menjadikan program ini sebagai wadah edukatif yang inklusif, inspiratif, dan berdampak luas bagi mahasiswa dan pemuda Lumajang.
“Melalui kerja sama strategis ini, Sekolah Legislasi diharapkan menjadi role model pendidikan politik di kalangan generasi muda,” ungkap politisi Demokrat ini.
DPRD Lumajang menegaskan komitmennya untuk terus memfasilitasi kegiatan serupa, guna membentuk pemilih cerdas, kritis, dan berintegritas demi masa depan demokrasi yang lebih baik. (*)
Reporter: Atiek.
Editor: Agus Imam S.
