HomeBERITADPU Kabupaten Brebes Bergerak Cepat Merespons Ambruknya Jembatan Kalibuntu

DPU Kabupaten Brebes Bergerak Cepat Merespons Ambruknya Jembatan Kalibuntu

DPU Kabupaten Brebes Bergerak Cepat Merespons Ambruknya Jembatan Kalibuntu. (Foto: Ist)

Brebes, SMN – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Brebes bergerak cepat merespons ambruknya Jembatan Kalibuntu di Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan. 

Infrastruktur penghubung vital itu runtuh dan memutus akses utama warga, terutama untuk kegiatan ekonomi dan pendidikan.

Kepala DPU Kabupaten Brebes, Dani Asmoro, mengatakan pihaknya akan segera melakukan asesmen bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebagai langkah awal penanganan. 

“Besok kita akan assessment dulu bersama BPBD, untuk menentukan penanganan daruratnya dan penangan permanennya pasca bencana,” kata Dani Asmoro, Jumat (3/4/2026).

Menurut Dani, asesmen tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan skema penanganan yang tepat, baik untuk kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang. 

Dalam kondisi saat ini, DPU memprioritaskan pemulihan akses sementara agar mobilitas warga tidak terhenti total.

“Penanganan darurat harus segera diputuskan, apakah memungkinkan dibuat jembatan sementara atau alternatif akses lain,” kata dia.

Selain itu, hasil kajian teknis juga akan digunakan untuk merancang pembangunan kembali jembatan secara permanen. 

DPU menilai, rekonstruksi tidak bisa dilakukan secara terburu-buru tanpa mempertimbangkan kondisi tanah dan faktor risiko bencana di wilayah tersebut.

Wilayah Paguyangan dikenal memiliki kontur tanah yang labil dan rawan longsor, terutama saat intensitas hujan tinggi. 

Kondisi ini diduga menjadi salah satu faktor yang memperlemah struktur jembatan hingga akhirnya ambruk.

DPU, kata Dani, akan memastikan bahwa pembangunan ulang nantinya mengedepankan aspek ketahanan infrastruktur. 

“Kita tidak hanya membangun kembali, tetapi juga memastikan konstruksinya lebih kuat dan aman terhadap kondisi lingkungan,” ungkapnya.

Ambruknya Jembatan Kalibuntu menjadi perhatian serius pemerintah daerah, mengingat perannya sebagai jalur penghubung antarwilayah di selatan Brebes. Warga kini harus menempuh jalur alternatif yang lebih jauh dan terbatas. (*)

Reporter: Santi

Editor: Agus Imam S.

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Lawan Gratifikasi Dimulai dari Rumah, Ini Pesan DWP Kaltara 

Tanjung Selor, SMN – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kalimantan Utara (Kaltara) memperkuat komitmen membangun budaya anti gratifikasi melalui Workshop bertajuk "Perempuan Berintegritas, Dharma Wanita...

Polres Ngawi Hadirkan Warung Kompas Presisi Bangun Komunikasi Perkuat Sinergi untuk Kamtibmas

Ngawi, SMN – Polres Ngawi polda Jatim terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui komunikasi yang humanis. Salah satunya diwujudkan oleh Satbinmas Polres Ngawi melalui kegiatan...

Jalan Penghubung Tulungagung-Blitar Rusak Parah, Warga Srikaton Minta Segera Diperbaiki

Tulungagung, SMN – Kondisi jalan raya yang berada di Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, memprihatinkan. Ruas jalan yang menjadi salah satu akses penghubung...

Pemkot Madiun Gelar Senam Lansia Bersama, Wujudkan Kota Sehat Perkuat Gerakan Hidup Aktif

Madiun, SMN - Komitmen Pemerintah Kota Madiun dalam mewujudkan kota sehat terus diwujudkan melalui berbagai program yang mendorong masyarakat tetap aktif dan produktif, termasuk...

Pengembangan Sektor Pariwisata Pemkot Madiun dan PT INKA, Bahas Penguatan Pariwisata Berbasis Identitas Kota Kereta Api

Madiun, SMN - Pemerintah Kota Madiun menerima audiensi jajaran PT INKA (Persero) untuk membahas penguatan sektor pariwisata melalui kolaborasi yang mengangkat identitas Kota Madiun...