
Jombang, SMN – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan komitmennya dalam memperkuat mutu layanan pendidikan dengan meluncurkan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan (P2SP) Tahun 2025.
Program ini menjadi langkah konkret dalam menjawab kebutuhan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di berbagai wilayah Indonesia untuk meningkatkan mutu pendidikan dasar dan menengah, sekaligus menjawab tantangan besar dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul yang mampu bersaing di tingkat global.
Pendidikan selalu disebut sebagai senjata paling ampuh untuk mengubah dunia. Di Indonesia, pendidikan adalah modal utama membangun peradaban dan mencetak generasi emas. Namun, kualitas pembelajaran tidak mungkin optimal tanpa sarana prasarana yang layak.
Salah satu sekolah penerima Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan P2SP tahun 2025 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan menengah (Kemendikdasmen) untuk Kabupaten Jombang yaitu SMP Negeri 3 mojoagung.
Berdasarkan papan proyek yang terpasang di area sekolah, kegiatan tersebut tercatat dengan nama “Revitalisasi Satuan Pendidikan SMP Negeri 3 mojoagung”, dengan nilai bantuan sebesar Rp.786.0000.0000,- ( tujuh ratus delapan puluh enam juta rupiah).Dana tersebut bersumber dari APBN tahun anggaran 2025, dengan waktu pelaksanaan selama 120 hari kalender sejak tanggal 1 agustus hingga 31 Desember 2025.
Kepala SMP Negeri 3 mojoagung, Drs. Zainul Arifin saat di wawancarai di ruang kerjanya mengatakan bahwa pelaksanaan revitalisasi ini menjadi momentum penting bagi sekolah untuk memperkuat kualitas layanan pendidikan,khususnya di sekolah SMPN 3 mojoagung yang sekarang menjadi sekolah Adiwiyata mandiri.meskipun berada di desa,Allhamdulilah prestasi anak anak kami sudah berbicara di tingkat nasional,semoga Dengan bantuan revitalisasi ini sangat memotivasi dan memacu siswa untuk berprestasi baik di bidang akademik maupun non akademik.
“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat,Bpk presiden Prabowo, khususnya Kementerian Pendidikan, yang telah memberikan kepercayaan kepada SMP Negeri 3 mojoagung melalui program revitalisasi ini,” kata Zainul pada Selasa (28/10/25).
Program Revitalisasi di SMP Negeri 3 mojoagung yang sedang berjalan meliputi peningkatan infrastruktur vital, antara lain,Rehab 2 ruang belajar ato kelas,ruang adminitrasi dan pembangunan UKS.Hingga akhir Oktober 2025, capaian fisik proyek telah mencapai sekitar 60 sampai 70 persen, Pekerjaan revitalisasi tersebut di targetkan selesai pada akhir Desember 2025.
“Program Revitalisasi sekolah dilaksanakan dengan mekanisme swakelola. Dana program disalurkan langsung ke rekening sekolah dan dikelola secara mandiri melalui Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) yang melibatkan masyarakat setempat. Skema ini juga didampingi oleh tim teknis dari perguruan tinggi, dinas pendidikan daerah, hingga kementerian untuk memastikan pembangunan sesuai standar,” jelasnya.
Lanjut Zainul manfaat program Revitalisasi ini tidak hanya dirasakan dari sisi infrastruktur pendidikan, tetapi juga berdampak pada aspek ekonomi lokal, membuka lapangan pekerjaan di wilayah sekitar sekolah serta mendorong perputaran ekonomi melalui pengadaan bahan bangunan dan jasa secara lokal.
pihak sekolah juga berharap agar seluruh pihak dapat mendukung kelancaran program ini, terutama dalam menjaga kualitas hasil pekerjaan dan pemeliharaan sarana prasarana yang telah dibangun, Kami juga terbuka terhadap kritik dan saran demi kualitas hasil yang terbaik.
“Semoga hasil revitalisasi ini benar-benar memberi manfaat jangka panjang bagi proses belajar mengajar di SMP Negeri 3 mojoagung, Dengan lingkungan yang lebih bersih, nyaman, dan modern, Ruang kelas yang terang, ventilasi yang baik agar siswa dapat belajar dengan maksimal dan semangat siswa belajar akan lebih meningkat,” pungkasnya.
“Kami akan selalu menunggu bantuan-bantuan berikutnya yang tidak bisa kami realisasikan yaitu terkait sarana atau media – media pembelajaran,” tambah Zainul. (*)
Reporter: Arif W.
Editor: Kundari PS.
