
Jombang, SMN – Program Revitalisasi sekolah yang digagas Pemerintah pusat bukan sekadar membangun gedung baru atau memperbaiki atap bocor. Program ini menjadi strategi menyeluruh untuk meningkatkan mutu pendidikan dasar dan menengah, sekaligus menjawab tantangan besar dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul yang mampu bersaing di tingkat global.
Pendidikan selalu disebut sebagai senjata paling ampuh untuk mengubah dunia. Di Indonesia, pendidikan adalah modal utama membangun peradaban dan mencetak generasi emas. Namun, kualitas pembelajaran tidak mungkin optimal tanpa sarana prasarana yang layak.
Salah satu sekolah penerima Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan P2SP tahun 2025 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan menengah (Kemendikdasmen), untuk kabupaten Jombang yaitu SMP Negeri 3 jombang.
Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 di SMP Negeri 3 jombang telah mencapai progres signifikan. Hingga awal Oktober 2025, capaian fisik proyek telah mencapai sekitar 70 persen, Pekerjaan revitalisasi tersebut di targetkan selesai pada akhir Desember 2025.
Revitalisasi di SMP Negeri 3 jombang yang sedang berjalan meliputi peningkatan infrastruktur vital, antara lain, peningkatan infrastruktur ruang belajar, ruang laboratorium, ruang guru, dan Penguatan fasilitas sanitasi penataan area lingkungan sekolah agar lebih representatif dan ramah siswa.
Berdasarkan papan proyek yang terpasang di area sekolah, kegiatan tersebut tercatat dengan nama “Revitalisasi Satuan Pendidikan SMP Negeri 3 jombang”, dengan nilai bantuan yang cukup fantastis sebesar Rp 2.794.0000,0000,- (Dua milyar tujuh ratus sembilan puluh empat juta Rupiah). Dana tersebut bersumber dari APBN tahun anggaran 2025, dengan waktu pelaksanaan selama 150 hari kalender sejak bulan juli hingga 31 Desember 2025.
Kepala SMP Negeri 3 Jombang, Eko Sisprihantono, saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan bahwa pelaksanaan revitalisasi ini menjadi momentum penting bagi sekolah untuk memperkuat kualitas layanan pendidikan.
“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pendidikan, yang telah memberikan kepercayaan kepada SMP Negeri 3 jombang melalui program revitalisasi ini. Saat ini progres pembangunan telah mencapai sekitar 70 persen dan dikerjakan sesuai jadwal serta spesifikasi teknis yang ditetapkan,” ujar Eko pada Jumat (17/10/25).
Lebih lanjut, Eko menjelaskan bahwa pembangunan yang sedang berlangsung saat ini Revitalisasi ruang belajar ato kelas,kantor guru dan ruang laboratorium yang hampir selesai 100 persen pembangunanya.
Pihak sekolah juga berharap agar seluruh pihak dapat mendukung kelancaran program ini, terutama dalam menjaga kualitas hasil pekerjaan dan pemeliharaan sarana prasarana yang telah dibangun.
“Kami ingin hasil revitalisasi ini benar-benar memberi manfaat jangka panjang bagi proses belajar mengajar di SMP Negeri 3 jombang, Dengan lingkungan yang lebih bersih, nyaman, dan modern, ruang kelas yang terang, ventilasi yang baik, hingga fasilitas laboratorium yang layak menjadi bagian penting agar siswa dapat belajar dengan maksimal dan semangat siswa belajar akan lebih meningkat.” jelasnya.
Transparansi dan Partisipasi sebagai Kunci Keberhasilan progres pembangunan yang telah melewati separuh target ini tak lepas dari dukungan sinergis dari seluruh elemen sekolah, meliputi guru, tenaga kependidikan, komite sekolah, dan masyarakat sekitar.
”Kami membentuk tim pengawasan internal yang melibatkan pihak sekolah dan masyarakat. Tujuannya adalah agar setiap tahapan pekerjaan dapat berjalan transparan dan akuntabel. Kami juga terbuka terhadap kritik dan saran demi kualitas hasil yang terbaik,” katanya.
Kepala sekolah SMP Negeri 3 Jombang sedikit menambahkan, selain Program revitalisasi ini kami juga fokus pada pengoperasian perangkat teknologi terbaru seperti smartboard yang akan diterima sekolah, ini memastikan bahwa revitalisasi tidak hanya fokus pada fisik pembangunan, tapi juga peningkatan kualitas pembelajaran berbasis teknologi.
Sementara itu, pihak pelaksana P2SP memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai standar teknis dan jadwal yang telah ditetapkan. Diharapkan, seluruh tahapan pembangunan dapat rampung sebelum akhir tahun anggaran 2025. (*)
Reporter: Arif W.
Editor: Agus Imam S.
