HomeBERITAFGD BPJS Ketenagakerjaan Digelar di Kota Madiun Targetkan Tambahan 10 Ribu Peserta...

FGD BPJS Ketenagakerjaan Digelar di Kota Madiun Targetkan Tambahan 10 Ribu Peserta Hingga 2027

Plt Walikota Madiun F. Bagus Panuntun bersama Sekda Kota Madiun Soeko Dwi Handianto dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madiun Sevi Renita Setyaningrum memberikan santunan JKK dan JKM warga Kota Madiun. (Foto: suyanto/suaramedianasional.com)

Madiun, SMN – Pemerintah Kota Madiun terus memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat melalui program jaminan ketenagakerjaan. Hal itu disampaikan Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama BPJS Ketenagakerjaan di Hotel Mercure.

Dalam sambutannya Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madiun, Sevy Renita Setyaningrum menyampaikan bahwa Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Dan Program Jaminan Kematian (JKM) di Kota Madiun pesertanya semakin tahun semakin bertambah signifikan, karena adanya kerjasama dan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Madiun.

“Dengan melalui FGD ini Kedua program JKK dan JKM di harapkan tambah banyak pesertanya dan sampai saat ini berjalan sangat baik juga sangat besar sekali manfaatnya bagi masyarakat Kota Madiun sebagai perlindungan diri,” ujarnya.

Dalam forum ini, Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun menegaskan bahwa program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) memiliki manfaat besar bagi masyarakat. Menurutnya, tidak ada seorang pun yang menginginkan risiko kecelakaan atau musibah, namun kehadiran pemerintah wajib memastikan adanya perlindungan.

“Program JKK dan JKM ini sangat bermanfaat. Memang tidak ada orang yang ingin menerima musibah, tetapi pemerintah wajib hadir memberikan jaminan,” tegasnya.

Pihaknya menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 15.700 penerima manfaat yang telah tercover BPJS Ketenagakerjaan di Kota Madiun. Manfaat yang diberikan dinilai signifikan, terutama dalam membantu keluarga penerima ketika terjadi musibah, termasuk jaminan pendidikan bagi anak hingga selesai sekolah.

“Manfaatnya sudah luar biasa. Bahkan ketika ada musibah, bantuan bisa dimanfaatkan sampai anak menyelesaikan pendidikan. Ini menjadi salah satu bentuk jaminan penting bagi masyarakat,” imbuhnya.

Melalui FGD tersebut, Pemkot Madiun juga mulai mempersiapkan perluasan kepesertaan untuk tahun 2027. Ditargetkan ada penambahan sekitar 10 ribu peserta baru, sehingga total kepesertaan bisa mencapai 25 ribu orang.

Saat ini, berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) desil 1 hingga 5, terdapat sekitar 40 ribu masyarakat yang berpotensi menjadi sasaran program. Pemkot akan memprioritaskan pekerja sektor informal seperti pedagang kaki lima (PKL) dan wiraswasta yang bekerja secara mandiri.

“Kita akan petakan dulu pekerja informal, seperti PKL dan wiraswasta. Saat ini sudah sekitar 15 ribu, harapannya bisa bertambah meskipun tidak banyak. Target kami di 2027 bisa mencapai 25 ribu peserta,” pungkasnya. (*)

Reporter: Suyanto

Editor: Agus Imam S.

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Sidoarjo Jadi Pusat Perhatian Nasional, 400 Atlet Ramaikan Jatim Open Woodball 2026

Sidoarjo, SMN – Kabupaten Sidoarjo kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga tingkat nasional. Kali ini, Sidoarjo menjadi penyelenggara Jatim Open Woodball 2026 Piala...

Wabup Mimik Dukung Sensus Ekonomi 2026, BPS Sidoarjo Siapkan Pendataan Mandiri dan Door to Door

Sidoarjo, SMN – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidoarjo. Dukungan...

DLHK Sidoarjo Mulai Tertibkan Fasum Pondok Mutiara, Kejati Jatim Ingatkan Potensi Pidana Korupsi

Sidoarjo, SMN – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mulai melakukan sosialisasi penertiban fasilitas umum (fasum) di kawasan Perumahan Pondok...

UMKM Pasuruan Didorong Kuasai Live Commerce, Mas Rusdi: Tiga Detik Pertama Sangat Menentukan

Pasuruan, SMN — Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Salah satu...

Bupati Pasuruan Sidak SMPN 1 Purwosari, Tekankan Budaya Bersih dan Sekolah Asri

Pasuruan, SMN – Komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman kembali ditegaskan. Bupati Pasuruan, M Rusdi Sutejo melakukan...