HomeBERITAHarga Kedelai Kini Mulai Merangkak Naik Pedagang dan Perajin Tahu Resah

Harga Kedelai Kini Mulai Merangkak Naik Pedagang dan Perajin Tahu Resah

Pabrik pembuatan tahu di kawasan Kelurahan Babakan, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung. (Foto: Ist)

Bandung, SMN – Eskalasi perang di Timur Tengah disebut-sebut berdampak pada harga kedelai yang kini mulai merangkak naik. Jika harga normalnya di kisaran Rp 8.000 per kilogram, kini sudah mencapai Rp 10.700 per kilogram.

Dengan kondisi tersebut, para pedagang dan perajin tahu mulai khawatir dan mengaku keberatan jika harga terus merangkak naik.

“Untuk bahan baku sekarang Rp 10.600- Rp 10.700 per kilogram, kalau merek Canada Rp 10.300. Naiknya tinggi dari sebelum puasa, normalnya Rp 8.000, sekarang Rp 10.000 lebih,” kata Ketua Paguyuban Perajin Tahu dan Tempe Jawa Barat, Muhammad Zamaludin, Selasa (31/3/2026).

Menurut Zamaludin, kenaikan harga kedelai ini merupakan efek domino dari eskalasi Timur Tengah.

“Ini karena dampak perang di Timur Tengah, ngaruh sekali karena seperti plastik, biji plastiknya dari luar. Kedelai juga impor dari Amerika, Kanada juga ada,” katanya.

Ia juga menyebut harga plastik naik hingga 50 persen.

Untuk menyiasati kenaikan kedelai ini, perajin tahu mengurangi ukuran hingga menaikkan harganya.

“Untuk sekarang, ada yang menaikkan harga, ada yang dikurangi ukurannya. Untuk stok sendiri banyak, cuma harganya saja,” ujarnya.

Paguyuban mencatat di Jawa Barat ada lebih dari 500 perajin tahu dan tempe yang terdata sebagai anggota, bahkan diperkirakan bisa mencapai lebih dari seribu unit usaha jika digabung dengan yang belum terdata sebagai anggota.

Resah dan Khawatir Industri ini menyerap ribuan tenaga kerja, tetapi kini dengan merangkaknya naik, para perajin mulai resah dan semakin khawatir dengan kegiatan operasionalnya. Dampak terburuk jika harga kedelai terus naik, kata Zamaludin, para perajin bakal mengalami kerugian hingga tidak mendapat keuntungan.

“Kalau harga naik terus itu dulu pernah kejadian banyak pabrik berhenti dulu, jadi mereka lebih mengambil ke pabrik gede. Sekarang pengusaha tahu sudah mulai teriak, resah, karena hampir semua bahan naik. Kalau gas naik apalagi, karena ada yang pakai gas elpiji kan, ya tetap saja, BBM naik, kayu bakar juga naik,” ujarnya.

Meski saat ini belum ada perajin tahu yang berhenti beroperasi, mereka tetap khawatir jika kenaikan harga kedelai terus merangkak.

“Kalau untuk sekarang belum ada (berhenti beroperasi), ya mudah-mudahan enggak sih, sekarang ini masih bertahanlah,” katanya.

Seorang penjual tahu, Yanto, tidak memungkiri adanya kenaikan harga tahu. Ia menyebut kenaikan terjadi dari perajin tahu, dari Rp 60.000 per papan menjadi Rp 62.000 per papan, dengan hitungan per papan diperkirakan berisi 70 hingga 100 tahu. Kondisi ini memaksa penjual tahu menaikkan harga tahu per bungkusnya.

“Paling naik dari Rp 12.000 satu bungkus, sekarang jadi Rp 13.000,” ucapnya. Dengan kenaikan harga kedelai ini, Yanto mengaku keberatan, meski begitu ia tetap menjalaninya.

“Iya jelas keberatan, sehari (biasanya jual) paling 4 wadah, itu 300 bungkus,” ucapnya.(*)
Reporter: Aldi

Editor: Agus Imam S.

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Lawan Gratifikasi Dimulai dari Rumah, Ini Pesan DWP Kaltara 

Tanjung Selor, SMN – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kalimantan Utara (Kaltara) memperkuat komitmen membangun budaya anti gratifikasi melalui Workshop bertajuk "Perempuan Berintegritas, Dharma Wanita...

Polres Ngawi Hadirkan Warung Kompas Presisi Bangun Komunikasi Perkuat Sinergi untuk Kamtibmas

Ngawi, SMN – Polres Ngawi polda Jatim terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui komunikasi yang humanis. Salah satunya diwujudkan oleh Satbinmas Polres Ngawi melalui kegiatan...

Jalan Penghubung Tulungagung-Blitar Rusak Parah, Warga Srikaton Minta Segera Diperbaiki

Tulungagung, SMN – Kondisi jalan raya yang berada di Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, memprihatinkan. Ruas jalan yang menjadi salah satu akses penghubung...

Pemkot Madiun Gelar Senam Lansia Bersama, Wujudkan Kota Sehat Perkuat Gerakan Hidup Aktif

Madiun, SMN - Komitmen Pemerintah Kota Madiun dalam mewujudkan kota sehat terus diwujudkan melalui berbagai program yang mendorong masyarakat tetap aktif dan produktif, termasuk...

Pengembangan Sektor Pariwisata Pemkot Madiun dan PT INKA, Bahas Penguatan Pariwisata Berbasis Identitas Kota Kereta Api

Madiun, SMN - Pemerintah Kota Madiun menerima audiensi jajaran PT INKA (Persero) untuk membahas penguatan sektor pariwisata melalui kolaborasi yang mengangkat identitas Kota Madiun...