HomeBERITAHibahkan Jalan Desa Jadi Solusi dari Gus Fawait 

Hibahkan Jalan Desa Jadi Solusi dari Gus Fawait 

Bupati Jember, Gus Fawait saat di kantor Desa Sukogidri, Kecamatan Ledokombo bertemu ratusan tokoh agama. (Foto: Syaifuddin/suaramedianasional.com)

Jember, SMN – Menghibahkan jalan desa ke pemerintah kabupaten menjadi salah satu solusi yang ditawarkan oleh Bupati Jember Muhammad Fawait dalam menanggapi keluhan pemerintah desa. 

“Bagi desa yang sudah tidak mampu membiayai perbaikan jalannya karena keterbatasan anggaran, saya sarankan segera hibahkan status jalan tersebut menjadi jalan kabupaten,” terang pria yang akrab disapa Gus Fawait itu. 

Solusi itu disampaikan saat Safari Ramadhan di Kecamatan Ledokombo, Selasa (17/3/2026).

Jika sudah menjadi milik Pemkab Jember, Gus Fawait memastikan jalan tersebut akan dibangun menggunakan APBD Jember. 

“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bisa langsung melakukan pengaspalan tanpa terbentur kendala prosedur atau temuan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan),” tegas Gus Fawait.

Dalam kesempatan itu, Gus Fawait menjelaskan adanya perbedaan kewenangan antara jalan desa, kabupaten, provinsi, dan pusat. 

Karena itu, masih terang Gus Fawait, perlu pelimpahan agar Pemkab Jember bisa membangun jalan di perdesaan.

Terkait keterbatasan anggaran di pemerintah desa untuk pembangunan insfrastruktur, Gus Fawait mengungkapkan hal itu karena ada pengurangan oleh pemerintah pusat. 

Pengurangan itu terjadi di semua tingkatkan, baik provinsi, kabupaten, maupun desa. 

Meski demikian, Gus Fawait mengungkapkan keberhasilannya dalam mencairkan anggaran pemerintah pusat untuk sejumlah pembangunan infrastruktur di Bumi Pandhalungan. 

Seperti pembangunan flyover di perempatan Mangli, Kaliwates, rehabilitasi Pasar Tanjung, serta pelebaran jalan mulai dari Kecamatan Tanggul hingga Mangli, Kaliwates. 

Anggaran untuk tiga pembangunan infrastruktur tersebut mencapai Rp.2 triliun. 

Bupati Fawait berada di Kecamatan Ledokombo untuk melanjutkan serangkaian kegiatan Safari Ramadan. 

Kunjungan pertama, yakni menemui RT/RW serta kader Posyandu di Balai Desa Suren.

Kemudian berjumpa dengan para tokoh agama di Balai Desa Sukogidri yang dikemas dengan kegiatan Sholawat Kampoeng. (*) 

Reporter : Achmad Syaifuddin

Editor: Agus Imam S.

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Sekolah Unggul Garuda Diproyeksikan Gerakkan UMKM dan Ekonomi Lokal Kaltara

Tanjung Selor, SMN – Kehadiran Sekolah Menengah Atas (SMA) Unggul Garuda Bulungan diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi baru di Kalimantan Utara (Kaltara). Selain meningkatkan kualitas...

Gubernur Harapkan Sinergi Pemprov dan Polda Kaltara Terus Diperkuat

Tanjung Selor, SMN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A. Paliwang, berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dan Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara terus...

Pemkab Madiun Salurkan BLT DBHCHT Rp 1.7 Miliar bagi Buruh Tani dan Pabrik Rokok

Madiun, SMN - Pemkab Madiun melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Madiun menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) senilai Rp 1,7 miliar lebih kepada buruh petani...

Komparasi Pemkab Probolinggo, Studi Tiru Strategi Pengelolaan Retribusi untuk Optimalkan PAD ke Pemkot Madiun

Madiun, SMN - Pengelolaan pasar di Kota Madiun kembali menjadi rujukan. Pemerintah Kabupaten Probolinggo melakukan studi tiru komparasi untuk mempelajari strategi pengelolaan retribusi pelayanan...

Jelang Hari Jadi kabupaten Madiun ke-458, Komunitas Motor Klasik dan Awak Media Mini Touring “Klinong-klinong” Keliling Caruban

Madiun, SMN - Semarak jelang Peringatan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun terus berlangsung digaungkan kemeriahan dengan beragam kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Setelah...