HomeJAWA BARATBANDUNGHujan Deras dengan Intensitas Tinggi Akibatkan Tanah Longsor

Hujan Deras dengan Intensitas Tinggi Akibatkan Tanah Longsor

terjadinya tanah longsor di Kecamatan Kertasari, Selasa (7/4/2026) malam. (Foto: ist)

Bandung, SMN – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bandung mengakibatkan terjadinya tanah longsor di Kecamatan Kertasari, Selasa (7/4/2026) malam.

Akibatnya, akses utama yang menghubungkan Desa Cibeureum dan Desa Sukapura lumpuh total setelah material tanah menutup badan jalan di tiga titik berbeda. Camat Kertasari, Sandi Apriatna, melaporkan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Longsor dipicu oleh kondisi tanah yang labil akibat serapan air hujan yang ekstrem sejak pukul 20.00 WIB.

“Terdapat tiga titik longsoran di sepanjang ruas jalan Cibeureum-Sukapura, tepatnya di kawasan Pasir Munding, Pajangan, dan Cirawa. Material tanah yang cukup tebal membuat kendaraan roda dua maupun roda empat sama sekali tidak bisa melintas,” katanya, Rabu (8/4/2026).

Hingga saat ini, kata Sandi, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun warga yang mengungsi. Namun, pihaknya mewaspadai adanya potensi kerugian ekonomi yang signifikan. Jalur tersebut merupakan urat nadi distribusi hasil bumi petani setempat menuju pasar. Sandi menyebut, pihak pemerintah Desa telah melakukan peninjauan dan asesmen awal di lokasi.

Sebagai langkah darurat, anggota Satpol PP dan Linmas dikerahkan untuk menutup akses jalan demi keamanan warga.

“Tanah di lokasi masih labil dan ada risiko longsor susulan jika hujan kembali turun. Kami mengimbau warga untuk menggunakan jalur alternatif melalui rute Dangdang-Cihalimun-Lapangsari,” tambah dia.

Meski hujan telah reda pada Rabu pagi, material longsor yang menimbun jalan sulit dievakuasi hanya dengan peralatan manual. Pemerintah Kecamatan Kertasari telah berkoordinasi dengan UPTD Sarpras PUTR Ciparay dan Pusdalops BPBD Kabupaten Bandung untuk pengiriman bantuan.

Kebutuhan mendesak saat ini adalah alat berat berupa backhoe atau loader guna membersihkan material tanah yang menutup badan jalan secara efisien. Selain itu, peralatan kerja seperti sekop dan cangkul diperlukan untuk membantu proses pembersihan di titik-titik yang sulit dijangkau alat berat. (*) 

Reporter: Aldi

Editor: Agus Imam S.

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Bekas Galian C Desa Tulung Telan Korban Jiwa 2 Anak

Madiun, SMN - Pemerintah Kabupaten Madiun akhirnya angkat bicara terkait polemik tambang galian C di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, yang kembali memakan korban jiwa....

Sektor Pariwisata, Kabupaten Indramayu Memiliki Potensi yang Beragam

Indramayu, SMN — Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mendorong penguatan sektor pariwisata sebagai salah satu pilar ekonomi daerah. Hal tersebut disampaikan dalam segmen: "Dialog Jabar...

Gegerkan Warga Jombang, Penemuan Mayat dengan Kondisi Mengenaskan

Jombang, SMN - Warga Dusun Paras, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang digegerkan dengan penemuan mayat pria di Jombang yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan,...

DP2KBP3A Indramayu Targetkan Peningkatan Peringkat Kabupaten Layak Anak (KLA) di Tahun 2026

Indramayu, SMN — Pemerintah Kabupaten Indramayu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2026 di Aula DP2KBP3A Kabupaten Indramayu pada, Kamis (09/04/26)...

Revitalisasi Tambak, Bupati Indramayu Buka Ruang Dialog, Dorong Penyelesaian Melalui Diskusi dan Tanggung Jawab Bersama

Indramayu, SMN — Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan komitmennya untuk membuka ruang dialog dan mencari solusi terbaik atas dinamika yang berkembang pasca aksi demonstrasi masyarakat...