

Malinau, SMN – Asisten Deputi Strategi Event Kementerian Pariwisata, Fransiskus Handoko menjelaskan, Irau Malinau berpotensi masuk list 110 Karisma Event Nusantara (KEN).
“Kementerian Pariwisata terus mendukung Irau Malinau dengan harapan ke depan event ini akan dapat menjadi bagian dari 110 Karisma Event Nusantara,” ujarnya saat penutupan Irau Malinau, Minggu (26/10/2025) malam.
KEN merupakan program kolaborasi Kementerian Pariwisata dan daerah menghadirkan ajang kebudayaan dan pariwisata bergengsi.
Meski demikian, ada beberapa hal yang perlu disinkronisasikan, diantaranya mengemas Irau Malinau sebagai format tahunan hingga penyempurnaan desain kegiatan.
Fransiskus Handoko menambahkan tren kepariwisataan yang tumbuh dapat menimbulkan dampak berganda.
Data Kementerian Pariwisata menunjukkan, sektor pariwisata nasional sedang menunjukkan tren pertumbuhan signifikan. Hingga Agustus 2025, perjalanan wisatawan nusantara mencapai lebih dari 807 juta, sementara wisatawan mancanegara menembus 10,4 juta kunjungan.
“Tren positif ini menjadi peluang besar bagi Malinau untuk memperkuat peran di tingkat nasional,” kata Fransiskus Handoko.
Dengan pengelolaan berkelanjutan, Irau Malinau Kalimantan Utara disebut berpotensi menjadi festival budaya berskala internasional.
Kegiatan dua tahunan Irau Malinau ke-11, akhirnya berakhir setelah 20 hari merayakan secara marathon mulai 7 hingga 26 Oktober 2025. Irau Malinau pun berpotensi masuk daftar list 110 Karisma Event Nusantara (KEN) program kegiatan Kementerian Pariwisata.
Irau Malinau tahun 2025 ini menyisahkan sejumlah kabar baik. Mulai dari dampak ekonomi yang naik 140 persen dibanding tahun 2023.
Perputaran uang selama 20 hari Irau Malinau mencapai Rp 107 miliar. Bahkan Rekor MURI terpecahkan, hingga dukungan Kementerian Pariwisata menjadikan Irau Malinau masuk kalender pariwisata nasional. (adv)
