
Jombang, SMN – Rotasi kepemimpinan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang kembali bergulir. Sebanyak tujuh kepala madrasah negeri, yang terdiri dari jenjang Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN), resmi dilantik di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Selasa (21/4/26).
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini berlangsung khidmat di lingkungan Kanwil Kemenag Jatim. Langkah ini dilakukan sebagai upaya penyegaran organisasi sekaligus mengisi kekosongan pimpinan di sejumlah satuan pendidikan madrasah di wilayah Jombang.
Berikut ini adalah nama-nama kepala Madrasah Negeri kabupaten Jombang yang resmi dilantik:
* Umi Khoiriyah Kepala MTSN 15 Jombang
* M. Makhi Kepala MTSN 11 Jombang
* Yusuf Junaidi Kepala MTSN 5 Jombang
* Harnoto Kepala MTSN 14 Jombang
* Agus Arif Kepala MTSN 18 Jombang
* Suryanto Kepala MAN 10 Jombang
* Herwin Ismunda Kepala MAN 5 Jombang
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang, H. Muhajir, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya pelantikan ini. Menurutnya, kepastian defininitifnya para kepala sekolah ini sangat penting bagi stabilitas manajemen sekolah.
”Alhamdulillah, dengan dilantiknya para kepala madrasah ini, maka kekosongan jabatan di beberapa sekolah sudah terisi dengan baik,” ujar H. Muhajir saat memberikan keterangan usai kegiatan.
Dalam arahannya, H. Muhajir menekankan pentingnya akselerasi kerja bagi para pejabat yang baru dilantik. Mengingat tantangan dunia pendidikan yang semakin dinamis, para kepala madrasah diminta tidak membuang waktu untuk segera melakukan konsolidasi internal di tempat tugas masing-masing.
”Kami berharap Bapak dan Ibu yang dilantik agar dapat segera beradaptasi, bekerja dengan penuh tanggung jawab, dan menjaga amanah ini sebaik-baiknya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Muhajir menaruh harapan besar agar pergantian kepemimpinan ini membawa dampak positif pada output pendidikan di Kabupaten Jombang. Ia mendorong agar madrasah tidak hanya menjadi lembaga pendidikan biasa, tetapi mampu bertransformasi menjadi institusi yang kompetitif.
”Semoga dengan adanya kepemimpinan yang baru, kualitas pendidikan yang ada di madrasah semakin maju, unggul, dan berkembang di tengah masyarakat. Selamat bertugas, semoga sukses selalu dalam menjalankan tugas mulia ini,” pungkasnya.
Dengan pelantikan ini, diharapkan program-program strategis di tujuh madrasah negeri tersebut dapat berjalan lebih optimal, terutama dalam meningkatkan prestasi akademik maupun non-akademik siswa di tingkat regional hingga nasional. (*)
Reporter: Arif W.
Editor: Agus Imam S.
