HomeBERITAKapala Dindik Kota Madiun Klarifikasi Terkait Rumor Biaya Seragam Osis dan Pramuka

Kapala Dindik Kota Madiun Klarifikasi Terkait Rumor Biaya Seragam Osis dan Pramuka

Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun Lismawati. (Foto: suyanto/suaramedianasional.com)

Madiun, SMN – Dinas Pendidikan Kota Madiun resmi memberikan klarifikasi terkait mencuatnya rumor yang menyebut wali murid harus membayar seragam OSIS dan Pramuka. Pihak dinas menegaskan bahwa program bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa baru SD dan SMP di Kota Pendekar tetap dilaksanakan pada Tahun Ajaran 2026/2027.

Sebelumnya, informasi tersebut sempat menimbulkan pertanyaan dan keresahan di kalangan orang tua siswa.

Berdasarkan dokumen Rencana Umum Pengadaan (RUP) Dinas Pendidikan Kota Madiun Tahun Anggaran 2026, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2.131.469.000 dari APBD.

Dana tersebut digunakan untuk paket pengadaan kain seragam sekolah SD dan SMP beserta atributnya secara massal. Keberadaan anggaran ini sempat memicu spekulasi di masyarakat tentang alasan munculnya kabar penarikan biaya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, menjelaskan bahwa anggaran pengadaan seragam telah disiapkan seperti tahun-tahun sebelumnya. Program yang berjalan sejak 2018 ini bertujuan untuk meringankan beban orang tua dan menyetarakan kebutuhan seragam seluruh peserta didik. Bantuan ini menyasar seluruh siswa SD dan SMP, baik di sekolah negeri maupun swasta.

“Program ini sudah beberapa tahun dianggarkan. Untuk sekolah negeri, bantuan meliputi kain seragam OSIS dan Pramuka beserta atribut lengkap serta ongkos jahit. Sementara sekolah swasta menerima kain seragam dan atribut tanpa ongkos jahit,” kata Lismawati, Senin (6/7/2026).

Lismawati menambahkan, proses pengadaan saat ini masih berada pada tahap lelang. Oleh karena itu, distribusi seragam belum dapat dilakukan pada hari pertama masuk sekolah. Ia meminta masyarakat untuk bersabar hingga seluruh tahapan selesai dan memastikan bantuan disalurkan sesuai alokasi anggaran.

“Anggarannya sudah disiapkan. Tidak akan ada siswa yang tidak mendapatkan bantuan seragam,” jelasnya.

Terkait kekhawatiran wali murid, Lismawati menegaskan bahwa Dinas Pendidikan tidak pernah menginstruksikan sekolah untuk menarik iuran seragam kepada orang tua siswa. Sementara untuk seragam identitas sekolah maupun seragam olahraga, kebijakannya ditentukan oleh masing-masing sekolah dan sifatnya tidak wajib.

“Pemerintah daerah sudah menyediakan seragam wajib. Jadi tidak pernaah ada instruksi kepada kepala sekolah untuk memungut biaya seragam,” tegas Lismawati.

I a pun mengimbau para orang tua agar tidak cemas jika anak-anak mereka belum menerima seragam baru di awal masuk sekolah. Selama proses lelang dan pengadaan berjalan, siswa diperbolehkan mengenakan seragam lama yang masih layak atau pakaian yang rapi dan sopan.

“Yang terpenting anak-anak tetap bisa mengikuti kegiatan belajar. Seragam akan disalurkan setelah proses pengadaan selesai,” pungkasnya. (*)

Reporter: Suyanto

Editor: Agus Imam S.

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Lawan Gratifikasi Dimulai dari Rumah, Ini Pesan DWP Kaltara 

Tanjung Selor, SMN – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kalimantan Utara (Kaltara) memperkuat komitmen membangun budaya anti gratifikasi melalui Workshop bertajuk "Perempuan Berintegritas, Dharma Wanita...

Polres Ngawi Hadirkan Warung Kompas Presisi Bangun Komunikasi Perkuat Sinergi untuk Kamtibmas

Ngawi, SMN – Polres Ngawi polda Jatim terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui komunikasi yang humanis. Salah satunya diwujudkan oleh Satbinmas Polres Ngawi melalui kegiatan...

Jalan Penghubung Tulungagung-Blitar Rusak Parah, Warga Srikaton Minta Segera Diperbaiki

Tulungagung, SMN – Kondisi jalan raya yang berada di Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, memprihatinkan. Ruas jalan yang menjadi salah satu akses penghubung...

Pemkot Madiun Gelar Senam Lansia Bersama, Wujudkan Kota Sehat Perkuat Gerakan Hidup Aktif

Madiun, SMN - Komitmen Pemerintah Kota Madiun dalam mewujudkan kota sehat terus diwujudkan melalui berbagai program yang mendorong masyarakat tetap aktif dan produktif, termasuk...

Pengembangan Sektor Pariwisata Pemkot Madiun dan PT INKA, Bahas Penguatan Pariwisata Berbasis Identitas Kota Kereta Api

Madiun, SMN - Pemerintah Kota Madiun menerima audiensi jajaran PT INKA (Persero) untuk membahas penguatan sektor pariwisata melalui kolaborasi yang mengangkat identitas Kota Madiun...