
Bandung, SMN – Kobaran api melahap puluhan bangunan kios dan semipermanen di wilayah Regol, Kota Bandung, Kamis (26/3/2026) subuh.
Kebakaran yang terjadi di dua titik berbeda dalam waktu hampir bersamaan ini membuat petugas pemadam kebakaran harus memadamkan api sejak pagi untuk mencegah api meluas ke permukiman warga.
Peristiwa pertama dilaporkan terjadi sekitar pukul 04.00 WIB di Kelurahan Cisereuh, tepatnya deretan kios. Tak berselang lama, sekitar dua hingga tiga menit kemudian, laporan kebakaran kembali masuk dari wilayah Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Pasirluyu.
“Jamnya hanya berselang dua sampai tiga menit. Kemudian ada laporan kebakaran lanjutan. Jadi seolah-olah serentak, tapi sebenarnya ada jeda waktu,” ujar Kabid Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kota Bandung Immauel Situmorang, Kamis (26/3/2026).
Objek yang terbakar di kedua lokasi didominasi kios dan bangunan semipermanen yang menjual barang bekas seperti kayu, palet, hingga material bongkaran. Material yang mudah terbakar ini membuat api cepat membesar.
Di lokasi pertama, petugas memprioritaskan penyelamatan permukiman warga yang berada tepat di belakang area yang terbakar. Sementara itu, di titik kedua di Pasirluyu, kondisi relatif lebih aman karena terdapat pembatas, sehingga petugas fokus melakukan penyekatan agar api tak merembet ke bangunan lain.
Dalam penanganan ini, Damkarmatan mengerahkan sekitar 24 hingga 25 unit mobil pemadam yang dibagi ke dua lokasi. Hingga pukul 10.00 WIB, petugas masih melakukan pendinginan di sejumlah titik.
“Untuk sementara, di titik pertama ada sekitar 10 bangunan yang terbakar, dan di titik kedua sekitar 9 bangunan,” katanya.
Secara keseluruhan, luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 2.444 meter persegi, sementara sekitar 4.721 meter persegi area lainnya yang berhasil diselamatkan dari kobaran api.
Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, meski kerugian materi masih dalam pendataan, Immanuel menyebut petugas sempat menghadapi kendala saat pemadaman.
Disinggung terkait penyebab kebakaran, hingga kini petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan. Namun berdasarkan keterangan warga, sempat terdengar suara menyerupai ledakan sebelum api membesar.
“Memang ada suara ledakan, tapi itu dari mana sumbernya, penyebabnya dari mana kita kurang tahu karena fokus pada penanganan. Jadi ledakan itu awalnya di titik kedua yang Soekarno hatta yang depan SDM itu,” ucapnya.(*)
Reporter: Aldi
Editor: Agus Imam S.
