
Jombang, SMN – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan dua sepeda motor dan satu becak mesin terjadi di Jalan Raya Dusun Jetis, Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Selasa (13/01/2026) malam. Akibat dari peristiwa ini terdapat 1 korban meninggal dunia ditempat.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto membenarkan terjadinya peristiwa kecelakaan tersebut.
“Peristiwa itu melibatkan dua sepeda motor dan satu becak mesin dengan satu korban meninggal dunia dilokasi kejadian,” jelas Siswanto.
Menurut Siswanto, kronologi awal menunjukkan Honda Tiger melaju dari arah utara ke selatan sebelum menabrak becak mesin di depannya.
“Kemudian korban terjatuh ke kanan dan bertabrakan dengan Honda Vario dari arah berlawanan,” ujarnya.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan seluruh kendaraan yang terlibat.
“Untuk penyebab pasti kecelakaan masih kami dalami,” pungkas Siswanto.
Berdasarkan dengan informasi yang didapatkan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 21.00 saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
“Peristiwa itu terjadi waktu malam saat cuaca sedang hujan,” kata Ahmad Nur Hidayat (19), saksi mata di lokasi kejadian.
Diduga karena jarak pandang terbatas akibat hujan, sepeda motor tersebut menabrak becak mesin yang berada di depannya. Becak mesin itu dikemudikan M. Dofir, 41 tahun, warga Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno.
“Jadi posisi becak dan Tiger itu berjalan searah, becak di depan motor dan kemudian motornya ambruk ke kanan,” lanjut Hidayat.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Vario bernomor polisi S 3684 YR yang dikendarai Abdul Jalil, 65 tahun, warga Desa Betek, Kecamatan Mojoagung. Kendaraan tersebut tidak sempat menghindar dan menabrak korban.
“Untuk sepeda motor dari arah berlawanan tidak sempat menghindar,” ucap Ahmad.
Akibat kecelakaan itu, Ubaidillah mengalami luka parah dan meninggal dunia di tempat kejadian.
Sementara itu, pengendara Honda Vario, Abdul Jalil, mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di RS PKU Muhammadiyah Mojoagung bersama penumpangnya, Khoirun Nisa, 55 tahun. (*)
Reporter: Arif W.
Editor: Agus Imam S.
