HomeBERITAKetua DPRD Kabupaten Madiun Tolak Penerapan WFH Bagi ASN Kabupaten Madiun

Ketua DPRD Kabupaten Madiun Tolak Penerapan WFH Bagi ASN Kabupaten Madiun

Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono Tolak penerapan WFH bagi ASN Kabupaten Madiun. (Foto: Suyanto/suaramedianasional.com)

Madiun, SMN – Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono menolak penerapan WFH setiap hari Jumat bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Madiun.

Penerapan WFH akan menjadikan ASN rentan malas. Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono menyatakan penerapan WFH untuk dalih penghematan BBM tidaklah efisien. Justru, penerapan WFH itu akan mendidik para ASN menjadi malas.

“Itu (WFH) tidak efisien. Malah mendidik (ASN) menjadi malas,” kata Fery, Jumat (3/4/2026).

Untuk menghemat BBM, kata Fery, semestinya pemerintah menerapkan seluruh ASN yang tinggal tak jauh dari kantor berjalan kaki atau naik sepeda ontel

“Kalau rumahnya dekat ya jalan kaki. Kalau agak jauh naik sepeda. Sementara yang jauh naik transportasi umum atau bus yang disediakan pemerintah daerah,” kata Fery.

Menurut Fery, ASN berjalan kaki atau naik sepeda ke kantor malah akan menjadikan tubuh sehat. Untuk itu setidaknya penerapan para ASN berjalan kaki atau naik sepeda minimal dua kali dalam seminggu

Ia menambahkan menerapkan sistem WFH setiap Jumat bagi seluruh aparatur sipil negara juga tidak cocok mengingat wilayah Kabupaten Madiun yang luas meliputi 15 kecamatan.

“Kami tidak setuju dengan WFH karena pegawai sudah digaji negara tetapi malah disuruh bekerja di rumah. Kalau di rumah belum tentu pegawai akan berada di rumah. Bisa jadi nanti keluar rumah. Untuk itu penerapan WFH di Kabupaten Madiun tidak efektif,” tambah Fery.

Sementara itu, Bupati Madiun Hari Wuryanto menyatakan saat ini Pemkab Madiun belum menerapkan WFH. Pasalnya saat ini masih dikaji terkait pelaksanaan WFH agar efektif dan bisa diterima seluruh ASN.

“Karena sesuai surat edaran pelaksanaan WFH ada yang boleh dan tidak. Maka kami pelajari dulu dalam satu minggu ini,” kata Hari Wuryanto.

Ia mencontohkan sesuai surat edaran seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah mulai kepala dinas, Camat hingga Lurah harus tetap masuk. Untuk efisiensi BBM, Hari Wuryanto menyatakan dirinya sudah bersepeda dari rumah jabatan menuju kantor setiap Jumat. Ia pun mengajak para ASN melakukan hal yang sama agar bisa menghemat penggunaan anggaran dan BBM. (*)

Reporter: Suyanto

Editor: Agus Imam S.

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Negara Hadir untuk Rakyat, Dandim Ngawi bersama Forkopimda Ikuti Launching Jembatan Garuda dan Air Bersih Nasional

Ngawi, SMN — Komitmen pemerintah dalam menghadirkan manfaat pembangunan secara langsung kepada masyarakat kembali diwujudkan melalui launching 2.500 titik Jembatan Garuda dan 3.000 titik...

Ketua TP PKK Labusel Sambut Pelaksanaan Supervisi Dan Evaluasi TP PKK Provinsi Sumut

Labusel, SMN - Ketua TP PKK Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Indah Fery Simatupang, menyambut pelaksanaan kegiatan supervisi dan evaluasi TP PKK Provinsi Sumatera Utara yang...

Bupati Labusel Hadiri Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Regional Sumatera 

Labusel, SMN - Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang menghadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatera yang diselenggarakan Kementerian Dalam...

Bea Cukai Probolinggo Ajak Masyarakat Gempur Rokok Ilegal dan Waspadai Penipuan

Probolinggo, SMN - Dalam Upaya memberantas peredaran rokok ilegal tidak hanya membutuhkan pengawasan aparat, tetapi juga peran aktif masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Kantor Pengawasan...

Seminar Nasional dan Pengukuhan DPP Papdesi, Bupati Madiun: Harap KDKMP dan MBG Mampu Jadi Sarana Pemberdayaan Masyarakat

Madiun, SMN - Bertempat di Pendopo Ronggo Djumeno, Caruban telah terselenggara kegiatan Seminar Nasional dengan Tema Peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Program...