HomeBERITAKolaborasi I-SEE dan Dinkes Ngawi, Lakukan CKG di CFD dan Temukan Puluhan...

Kolaborasi I-SEE dan Dinkes Ngawi, Lakukan CKG di CFD dan Temukan Puluhan Penderita Gangguan Penglihatan

pemeriksaan mata gratis saat Car Free Day (CFD) di Alun-Alun Ngawi, Minggu (23/12/2025). (Foto: Ariesuaramedianasional.com/)

Ngawi, SMN – Minim gejala namun gangguan penglihatan ternyata mengintai setelah diperiksa.

Fenomena ini dihadapi puluhan orang yang mengikuti pemeriksaan mata gratis saat Car Free Day (CFD) di Alun-Alun Ngawi, Minggu (23/12/2025).

Pemeriksaan mata itu merupakan rangkaian cek kesehatan gratis yang digelar dalam memperingati Hari Kesehatan Mata sedunia atau World Sight Day (WSD), hasil kolaborasi Dinas Kesehatan bersama program Inclusive System for Effective Eye care (I-SEE).

Dinas Kesehatan menerjunkan empat programmer indra dari Puskesmas Karangjati, Bringin, Geneng dan Kedunggalar, serta b tim medis Puskesmas Ngawi.  Pemeriksaan mata ini juga dibantu petugas dari Optik Lisa

Sebelum diadakan pemeriksaan mata, juga dilakukan edukasi dan sosialisasi tentang pentingnya menjaga kesehatan mata okeh tim I-SEE, yang diikuti lebih dari 100 orang.

Sedangkan saat cek kesehatan gratis total diikuti 230 orang. Sebanyak 130 orang melakukan cek kesehatan vital seperti pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat dan kolesterol serta  skrining mata menggunakan Snellen Chart.

“Hasil skrining mata ini ternyata ada puluhan orang yang ditemukan mengalami gngguan penglihatan,” ujar Jayanti, Koordinator Program I-SEE wilayah Ngawi, dari Yayasan Paramitra.

Sebanyak 30 orang dari berbagai usia terdeteksi mengalami gangguan penglihatan setelah diperiksa oleh tenaga kesehatan Refraksionis Optisien (RO).

Selain itu, 60 masyarakat dengan usia di atas 40 tahun tercatat melakukan konsultasi terkait keluhan sulit membaca (presbiopi).

Mereka yang terindikasi mengalami gangguan penglihatan diperiksa lebih lanjut dan sebanyak delapan orang usia pelajar (SD, SMP dan SMA) terdiagnosis mengalami gangguan refraksi dan belum menggunakan kacamata.

Sedangkan keluhan lain juga cukup beragam mulai dari gangguan refraksi hingga suspek penyakit mata yang lebih serius, seperti katarak, yang selanjutnya akan diadvokasi untuk rujukan. (Rls)

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Dinamika Internal KSM H2U Berakhir Musyawarah, SOP Pengiriman Rongsokan Kini Gunakan Sistem Gotong Royong

Pasuruan, SMN — Dinamika internal sempat terjadi di tubuh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Harmoni Dua Unggul (H2U) di Perum Kraton Harmoni Lingkungan RT002 RW011...

DPRD Pasuruan Dorong Solusi Permanen Atasi Krisis Air Bersih

Pasuruan, SMN – Persoalan kekeringan yang setiap tahun melanda sejumlah wilayah Kabupaten Pasuruan kembali menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Pasuruan. Dalam podcast “Jawara Jagongan...

Hari Perpustakaan Nasional 2026, DPK Kaltara Ajak Masyarakat Perkuat Budaya Literasi

Tanjung Selor, SMN – Peringatan Hari Perpustakaan Nasional 2026 dimanfaatkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kalimantan Utara (Kaltara) untuk mengajak masyarakat memperkuat budaya literasi...

Reses Anggota DPRD Kaltara Adi Nata Kusuma Perjuangkan Fasilitas Skateboard Anak Muda 

Tarakan, SMN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Adi Nata Kusuma (ANK), menggelar kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun Anggaran...

Disdukcapil Jember Melayani Pemula di Hari Kenaikan Yesus Kristus, Ini Hasilnya

Jember, SMN – Pada hari libur nasional Kenaikan Yesus Kristus, 14-15 Mei 2026, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jember tetap memberikan layanan...