
Lumajang, SMN – Komisi B DPRD Kabupaten Lumajang melakukan kegiatan monitoring ke sejumlah Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Desa Boreng, beberapa hari lalu. Kunjungan yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi B, Deddy Firmansyah, ini bertujuan memastikan bahwa bantuan alat dan mesin pertanian (alsinta) yang telah disalurkan benar-benar dimanfaatkan secara tepat sasaran.
Selain memantau kondisi di lapangan, rombongan Komisi B juga mendengarkan langsung berbagai aspirasi, keluhan, hingga usulan dari para petani terkait kondisi pertanian di wilayah mereka. Dengan terjun langsung ke lapangan, Komisi B berharap dapat memperoleh gambaran nyata mengenai kebutuhan petani serta efektivitas program bantuan pemerintah.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap bantuan alsinta yang diberikan pemerintah benar-benar digunakan untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Jangan sampai ada alat yang hanya tersimpan di gudang atau tidak dipergunakan sebagaimana mestinya,” tegas Deddy Firmansyah saat ditanyai wartawan, Rabu (26/11/2025).
Dalam kegiatan tersebut, Komisi B turut menggandeng Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lumajang. Kolaborasi ini penting agar evaluasi pemanfaatan alsinta dapat dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pendistribusian hingga dampaknya bagi hasil pertanian lokal.
Perwakilan DKPP Lumajang juga menyambut baik kegiatan ini.
“Monitoring bersama ini menjadi langkah penting untuk memastikan program bantuan benar-benar menyasar kebutuhan petani dan mampu mendorong peningkatan hasil produksi,” ujar salah satu pejabat DKPP waktu itu.
Para petani yang ditemui pun menyampaikan sejumlah keluhan mulai dari kebutuhan perbaikan irigasi, ketersediaan pupuk, hingga modernisasi alat pertanian. Mereka berharap komunikasi dengan pemerintah daerah terus terbuka agar sektor pertanian bisa semakin maju.
Menutup kegiatan, Deddy menegaskan komitmen Komisi B dalam memperjuangkan kesejahteraan petani.
“Pertanian adalah tulang punggung ketahanan pangan daerah. Karena itu, kami akan terus mendorong agar setiap kebijakan benar-benar berpihak kepada petani,” ujar politisi Gerindra ini.
Dengan monitoring rutin seperti ini, DPRD berharap seluruh program bantuan pertanian tepat guna, tepat sasaran, dan mampu memberi dampak nyata bagi ketahanan pangan di Lumajang. (*)
Reporter: Atiek
Editor: Agus Imam S.
