HomeBERITAKomisi IV DPRD Pasuruan Tegaskan Kesehatan Tanggung Jawab Bersama

Komisi IV DPRD Pasuruan Tegaskan Kesehatan Tanggung Jawab Bersama

Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan dalam Podcast JAWARA bertema “Kesehatan Masyarakat, Tanggung Jawab Siapa?” di Kopi Akara, kawasan Taman Dayu, Pandaan, Rabu (18/2/2026). (foto:lalang s/suaramedianasional.com)

Pasuruan, SMN – Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan menegaskan bahwa peningkatan derajat kesehatan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan dalam Podcast JAWARA bertema “Kesehatan Masyarakat, Tanggung Jawab Siapa?” yang digelar di Kopi Akara, kawasan Taman Dayu, Rabu (18/2/2026).

Podcast tersebut menghadirkan Ketua Komisi IV Andri Wahyudi, bersama anggota Komisi IV Nikmah Jamilah dan Akhmad Soleh. Para legislator memaparkan capaian, tantangan, serta arah kebijakan pembangunan kesehatan di Kabupaten Pasuruan.

Ketua Komisi IV Andri Wahyudi, menyampaikan bahwa Kabupaten Pasuruan kembali meraih Universal Health Coverage (UHC) Award kategori Madya, setelah kepesertaan JKN-KIS mencapai 99,58 persen pada awal 2026.

“UHC menjadi jaminan agar masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya. Meski ada efisiensi anggaran, sektor kesehatan tetap menjadi prioritas,” ujarnya.

Sementara itu, Nikmah Jamilah mengungkapkan bahwa angka stunting di Kabupaten Pasuruan berhasil ditekan hingga 4,17 persen pada awal 2025. Capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor melalui program Gerakan KASIH BERSANDING MESRA yang berfokus pada edukasi keluarga serta pemenuhan gizi ibu dan anak.

Di sisi lain, Akhmad Soleh menyoroti pentingnya pemerataan layanan kesehatan melalui rencana pembangunan rumah sakit umum daerah (RSUD) di wilayah selatan Kabupaten Pasuruan. Meski pembangunan fisik belum dapat direalisasikan pada 2026 akibat penurunan dana transfer daerah, DPRD tetap mendorong percepatan perencanaan dan pencarian skema pembiayaan alternatif.

Menutup diskusi, Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan menegaskan komitmen untuk mengawal seluruh program kesehatan agar berjalan optimal. Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan kesehatan yang berkelanjutan. (*)

Reporter: Lalang S.

Editor: Agus Imam S.

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Dirut PDAM Kota Madiun dan Camat Kota Madiun Digarap KPK

Madiun, SMN - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil delapan saksi dalam kasus dugaan pemerasan tersangka Walikota Madiun, Maidi, Kamis (16/4/2026). Dokumen hingga Alat Elektronik...

Jukir di Kota Madiun: Tergusur Proyek PSC Corner, Kini Terancam Kehilangan Rumahnya

Madiun, SMN - Di tengah proses penyidikan kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, terungkap kisah memilukan dari sebuah keluarga sederhana...

Workshop Literasi Data Kaltara Dorong Penguatan Satu Data Daerah

Tanjung Selor, SMN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Workshop Pengembangan Literasi Data...

ASN Malinau Terima SK 100 Persen dan Purna Tugas, Bupati Tekankan Integritas dan Adaptasi Teknologi

‎Malinau, SMN – Pemerintah Kabupaten Malinau melaksanakan penyerahan Surat Keputusan (SK) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam rangkaian Apel Korpri di lingkungan Pemkab Malinau....

Dukung Sensus Ekonomi 2026, Bupati Maya Hasmita Terima Audiensi BPS Labuhanbatu

Labuhanbatu, SMN - Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita, didampingi Wakil Bupati Jamri, menerima audiensi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Labuhanbatu dalam rangka persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi...