HomeBERITAKongres Persatuan PWI: Hendry Ch Bangun Tegaskan Independensi Wartawan Harus Dijaga

Kongres Persatuan PWI: Hendry Ch Bangun Tegaskan Independensi Wartawan Harus Dijaga

Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun.

Jakarta, SMN – Jelang Kongres Persatuan PWI, isu intervensi pemerintah kembali mencuat. Padahal, penggunaan fasilitas Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) milik Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di Bekasi hanyalah bentuk dukungan fasilitas, bukan campur tangan.

“Sejak awal wacana percepatan kongres, Wakil Menteri Komdigi Nezar Patria justru menekankan agar independensi PWI terjaga. Pemerintah hanya ingin kongres lancar tanpa intervensi,” tegas Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun di Jakarta, Jumat (22/8/25).

Hendry menyebut, ada pihak yang mencoba menggiring opini bahwa calon tertentu adalah “wakil resmi” pemerintah untuk memimpin PWI lima tahun ke depan.

“Saya dapat laporan, ada yang bilang calon X harus didukung karena itu keinginan pemerintah. Bahkan disebut akan ada konsekuensi bila tidak dipilih,” ujarnya.

Hendry yang juga pernah menjabat Wakil Ketua Dewan Pers 2019-2022 menegaskan, hasil pengecekan ke sejumlah pejabat pemerintah memastikan tidak ada arahan resmi.

“Kalau ada oknum memberi dukungan pribadi, itu bukan sikap pemerintah,” katanya.

Tak hanya itu, tekanan juga datang dari sebuah grup media besar yang memiliki jaringan di berbagai provinsi. Menurut Hendry, sejumlah Ketua PWI Provinsi ditekan atasan mereka di grup media itu agar memilih calon tertentu.

“Aneh sekali. Apa kontribusi mereka untuk PWI? Nggak ada. Jadi jangan ngerecokin organisasi wartawan,” ujarnya.

Ia mengingatkan, urusan media berbeda dengan urusan organisasi profesi. Pengurus PWI provinsi harus diberi ruang memilih dengan bebas tanpa tekanan pihak manapun.

“Sebagai orang media, mestinya sadar jangan cawe-cawe menjagokan calon,” kata Hendry.

Kongres Persatuan PWI sendiri akan digelar di BPPTIK, Jababeka, Kabupaten Bekasi, 29–30 Agustus mendatang. Utusan dari 38 provinsi dan cabang khusus Solo akan hadir untuk memilih Ketua Umum dan Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat.

Agenda ini menjadi krusial setelah munculnya Kongres Luar Biasa (KLB) tandingan yang menimbulkan kesan dualisme, membuat organisasi wartawan tertua dan terbesar di Tanah Air ini terbelah dan menyulitkan organisasi dengan lebih 30 ribu anggota ini menjalankan program kerja. (*)

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Gubernur Jawa Timur Kunker di Kabupaten Madiun dalam Rangka Gerakan Panen dan Percepatan Tanam Padi

Madiun, SMN - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa lakukan kunjungan kerja (kungker) di Desa Gading Kecamatan Balerejo Kabupaten Madiun dalam Rangka gerakan panen...

Plt Wali Kota Madiun Gowes Bareng Bersama Ketua DPRD Cek Pelayanan Publik

Madiun, SMN - Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun kembali melaksanakan gowes, Jumat (8/5/2026). Bedanya, gowes kali ini juga diikuti Ketua DPRD Kota...

Plt Wali Kota Madiun Kembangkan Ekosistem Halal Guna Perkuat Ekonomi Daerah

Madiun, SMN - Pemerintah Kota Madiun terus mendorong pengembangan ekosistem halal sebagai salah satu strategi memperkuat perekonomian daerah. Hal itu ditegaskan Plt Wali Kota...

Didukung 14 Cabor, Mohammad Trijanto Mundur dari Bursa Ketua Umum KONI Kota Blitar

Kota Blitar, SMN – Peta persaingan pemilihan Ketua Umum KONI Kota Blitar periode 2026–2030 mendadak berubah. Salah satu figur yang sebelumnya digadang-gadang menjadi kandidat kuat,...

Lapas Klas IIB Probolinggo Gelar Operasi Gabungan TNI dan Polri

Probolinggo, SMN - Lapas klas IIB Probolinggo berkomitmen Zero narkoba dengan menggelar operasi gabungan dalam lapas, dan lakukan tes urin bagi semua penghuni Lapas,...