HomeBERITAKPK Terus Melebar Telusuri Aset Walikota Nonaktif Maidi dan Peran Berbagai Pihak

KPK Terus Melebar Telusuri Aset Walikota Nonaktif Maidi dan Peran Berbagai Pihak

KPK memeriksa para saksi di lakukan di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kota Madiun. (Foto: suyanto/suaramedianasional.com)

Madiun, SMN – Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi.

Dalam upaya mengungkap keterlibatan berbagai pihak, KPK melakukan serangkaian pemeriksaan saksi serta penggeledahan di sejumlah titik di Kota Madiun secara intensif.

Pemeriksaan terhadap para saksi dilakukan di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kota Madiun sejak Senin (13/4/2026). Sejumlah pejabat dan pihak swasta dipanggil untuk dimintai keterangan terkait kasus tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, beberapa saksi yang diperiksa antara lain Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Suko Dwi Handiarto, Ketua KONI Kota Madiun Edwin Susanto, Agus Panuji selaku Kepala Seksi HTPT BPN Kota Madiun, Joko Wijayanto sebagai developer PT Puri Majapahit, Faizal Bayu dari pihak swasta, serta Nabil Abu Bakar Sungkar selaku pemilik Yayasan Al Irsyad Kota Madiun.

Sekda Kota Madiun Suko Dwi Handiarto terlihat meninggalkan ruang pemeriksaan di aula Piet Harjono KPPN Madiun sekitar pukul 14.45 WIB, Selasa (14/4/2026). Ia langsung menuju kendaraan yang telah menunggunya tanpa memberikan keterangan kepada awak media.

Pada hari yang sama, tim penyidik KPK juga memanggil saksi lainnya, termasuk Faisal Bayu yang merupakan pemilik showroom jual beli mobil. Kuasa hukum Faisal Bayu, Suryajiyoso, mengungkapkan adanya seseorang bernama Totok yang menitipkan dua unit mobil untuk dijual.

“Totok itu juga saksi, dia merupakan sopir dari Pak Maidi dan hanya menitipkan mobil untuk dijual,” jelasnya.

Selain itu, dua bersaudara, Bambang Kustarto dan Handoko, turut dimintai keterangan. Keduanya merupakan anak dari Sulastri, warga Kelurahan Kartoharjo, yang sebelumnya memiliki tanah dan rumah yang kini digunakan sebagai PSC Corner.

Bambang dalam keterangannya mengungkapkan bahwa rumah dan tanah milik ibunya dibeli oleh Maidi dengan janji akan diberikan rumah pengganti. Namun, hingga saat ini, status kepemilikan rumah pengganti tersebut tidak jelas.

“Rumah pengganti yang ditempati ibu kami tidak memiliki sertifikat. Bahkan, kami mendapat informasi bahwa rumah tersebut sudah dibeli Pak Maidi dan kemungkinan akan disita oleh KPK,” ujarnya.

Handoko juga menambahkan bahwa dirinya dan sang kakak tidak dilibatkan dalam proses jual beli tersebut. Seluruh proses disebut diatur oleh Ketua RT setempat, Wawan, bersama warga bernama Teguh Imam Santoso dan Aang Imam Subarkah. (*)

Reporter: Suyanto

Editor: Agus Imam S.

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Sidoarjo Jadi Pusat Perhatian Nasional, 400 Atlet Ramaikan Jatim Open Woodball 2026

Sidoarjo, SMN – Kabupaten Sidoarjo kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga tingkat nasional. Kali ini, Sidoarjo menjadi penyelenggara Jatim Open Woodball 2026 Piala...

Wabup Mimik Dukung Sensus Ekonomi 2026, BPS Sidoarjo Siapkan Pendataan Mandiri dan Door to Door

Sidoarjo, SMN – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidoarjo. Dukungan...

DLHK Sidoarjo Mulai Tertibkan Fasum Pondok Mutiara, Kejati Jatim Ingatkan Potensi Pidana Korupsi

Sidoarjo, SMN – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mulai melakukan sosialisasi penertiban fasilitas umum (fasum) di kawasan Perumahan Pondok...

UMKM Pasuruan Didorong Kuasai Live Commerce, Mas Rusdi: Tiga Detik Pertama Sangat Menentukan

Pasuruan, SMN — Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Salah satu...

Bupati Pasuruan Sidak SMPN 1 Purwosari, Tekankan Budaya Bersih dan Sekolah Asri

Pasuruan, SMN – Komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman kembali ditegaskan. Bupati Pasuruan, M Rusdi Sutejo melakukan...