HomeBERITALetusan Sekunder Semeru, Polsek Candipuro Tutup Sementara Jembatan Besuk Kobokan

Letusan Sekunder Semeru, Polsek Candipuro Tutup Sementara Jembatan Besuk Kobokan

Jembatan Besuk Kobokan ditutup sementara. (Foto: Dok. Polsek Candipuro )

Lumajang, SMN – Anggota Polsek Candipuro melakukan penyekatan dan pengamanan jalur di Jembatan Besuk Kobokan, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Sabtu (6/12/2025).

Langkah tersebut dilakukan menyusul terjadinya letusan sekunder Gunung Semeru yang menyebabkan debu vulkanik pekat naik dari bantaran sungai dan mengganggu jarak pandang pengguna jalan.

Kapolsek Candipuro, AKP Lugito, mengatakan bahwa endapan debu vulkanik di sepanjang bantaran Sungai Besuk Kobokan kembali terangkat akibat letusan susulan, sehingga membahayakan keselamatan pengendara yang melintas di jembatan tersebut.

“Debu vulkanik yang terbawa ke badan jalan sangat tebal dan mengganggu jarak pandang, baik pengendara roda dua maupun roda empat. Kondisi ini rawan menyebabkan kecelakaan lalu lintas, sehingga kami lakukan penyekatan sementara,” ujar AKP Lugito.

Selain melakukan penyekatan, petugas Polsek Candipuro juga memberikan imbauan kepada seluruh pengguna jalan agar tidak melintas di Jembatan Besuk Kobokan hingga situasi dinyatakan aman.

Sementara itu, Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar menegaskan bahwa langkah pengamanan tersebut merupakan bentuk upaya preventif kepolisian dalam menjaga keselamatan masyarakat di wilayah terdampak aktivitas Gunung Semeru.

“Kami mengutamakan keselamatan masyarakat. Penutupan sementara jalur ini dilakukan guna mencegah terjadinya kecelakaan akibat jarak pandang terbatas dan kondisi jalan yang licin oleh debu vulkanik,” tegas AKBP Alex.

Kapolres menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memantau perkembangan aktivitas Gunung Semeru serta kondisi di lapangan.

Personel kepolisian akan tetap disiagakan di lokasi untuk melakukan pengamanan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, mematuhi arahan petugas, serta mengikuti informasi resmi terkait aktivitas Gunung Semeru demi keselamatan bersama,” pungkasnya. (*)

Reporter: Atiek

Editor: Agus Imam S.

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Sekolah Unggul Garuda Diproyeksikan Gerakkan UMKM dan Ekonomi Lokal Kaltara

Tanjung Selor, SMN – Kehadiran Sekolah Menengah Atas (SMA) Unggul Garuda Bulungan diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi baru di Kalimantan Utara (Kaltara). Selain meningkatkan kualitas...

Gubernur Harapkan Sinergi Pemprov dan Polda Kaltara Terus Diperkuat

Tanjung Selor, SMN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A. Paliwang, berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dan Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara terus...

Pemkab Madiun Salurkan BLT DBHCHT Rp 1.7 Miliar bagi Buruh Tani dan Pabrik Rokok

Madiun, SMN - Pemkab Madiun melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Madiun menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) senilai Rp 1,7 miliar lebih kepada buruh petani...

Komparasi Pemkab Probolinggo, Studi Tiru Strategi Pengelolaan Retribusi untuk Optimalkan PAD ke Pemkot Madiun

Madiun, SMN - Pengelolaan pasar di Kota Madiun kembali menjadi rujukan. Pemerintah Kabupaten Probolinggo melakukan studi tiru komparasi untuk mempelajari strategi pengelolaan retribusi pelayanan...

Jelang Hari Jadi kabupaten Madiun ke-458, Komunitas Motor Klasik dan Awak Media Mini Touring “Klinong-klinong” Keliling Caruban

Madiun, SMN - Semarak jelang Peringatan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun terus berlangsung digaungkan kemeriahan dengan beragam kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Setelah...