HomeBERITAMPLS Kota Madiun, Tanamkan Nilai-Nilai Karakter dan Budaya Sejak Dini

MPLS Kota Madiun, Tanamkan Nilai-Nilai Karakter dan Budaya Sejak Dini

Situasi MPLS Siswa Baru di Kota Madiun yang bertempat di Pahlawan Bisnis Center (PBC). (Foto: Suyantosuaramedianasional.com/)

Madiun, SMN – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bukan sekadar orientasi awal tahun ajaran. Di Kota Madiun, Kegiatan MPLS tahun ajaran 2025/2026 dikemas dengan kegiatan inovatif dan edukatif.

Kegiatan ini tak hanya mengenalkan lingkungan sekolah, namun juga menanamkan nilai-nilai karakter, budaya lokal, dan kepedulian terhadap kesehatan serta lingkungan sejak dini kepada para peserta didik baru.

Seperti SMP Negeri 1 Kota Madiun. Para siswa diajak untuk belajar luar ruang, yakni dengan memanfaatkan Pahlawan Business Center (PBC) sebagai lokasi untuk menggelar senam anak Indonesia hebat, sarapan bergizi, minum tablet tambah darah bagi para siswi hingga edukasi tentang kesehatan yang dikemas dengan nama “Sejiwa Bergizi”.

“Kami memanfaatkan kegiatan diluar kelas agar siswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga mengenal lingkungan sekitar dan memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan Pemerintah Kota madiun sebagai bagian dari pembelajaran,” ujar Kepala SMPN 1 Kota Madiun, Esti Nurhayati.

Terpisah, SMP Negeri 7 Kota Madiun juga menggelar MPLS di luar sekolah. Sebanyak 194 siswa baru dikenalkan dengan kearifan lokal melalui kegiatan Membatik Ciprat di kawasan Taman Lalu Lintas Bantaran.

Para siswa terlihat antusias mengikuti arahan dari para guru. Dengan membawa kuas hingga canting, mereka secara bergantian memoles kain putih menjadi lembaran kain berwarna yang cantik.

Ketua MPLS SMPN 7, Yanuar Herviky, menyampaikan bahwa kegiatan Membatik Ciprat merupakan kegiatan pengenalan batik yang merupakan produk unggulan dari SMP Negeri 7 sekaligus disertai dengan edukasi akan kebersihan lingkungan.

“Kita mengenalkan batik kepada siswa kelas baru. Diharapkan dengan kegiatan ini anak-anak senang, tidak takut dengan pendidikan di Kota Madiun, bisa memahami batik itu apa dan sadar diri untuk membersihkan lingkungan sekitar,” jelasnya.

Dengan pendekatan yang menyenangkan, aplikatif, dan sarat nilai edukatif pelaksanaan MPLS di SMP Kota Madiun diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang kondusif, menumbuhkan rasa percaya diri siswa baru, serta memperkuat karakter positif dalam mendukung pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. (*)

Reporter: Suyanto

Editor: Agus Imam S.

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Lawan Gratifikasi Dimulai dari Rumah, Ini Pesan DWP Kaltara 

Tanjung Selor, SMN – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kalimantan Utara (Kaltara) memperkuat komitmen membangun budaya anti gratifikasi melalui Workshop bertajuk "Perempuan Berintegritas, Dharma Wanita...

Polres Ngawi Hadirkan Warung Kompas Presisi Bangun Komunikasi Perkuat Sinergi untuk Kamtibmas

Ngawi, SMN – Polres Ngawi polda Jatim terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui komunikasi yang humanis. Salah satunya diwujudkan oleh Satbinmas Polres Ngawi melalui kegiatan...

Jalan Penghubung Tulungagung-Blitar Rusak Parah, Warga Srikaton Minta Segera Diperbaiki

Tulungagung, SMN – Kondisi jalan raya yang berada di Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, memprihatinkan. Ruas jalan yang menjadi salah satu akses penghubung...

Pemkot Madiun Gelar Senam Lansia Bersama, Wujudkan Kota Sehat Perkuat Gerakan Hidup Aktif

Madiun, SMN - Komitmen Pemerintah Kota Madiun dalam mewujudkan kota sehat terus diwujudkan melalui berbagai program yang mendorong masyarakat tetap aktif dan produktif, termasuk...

Pengembangan Sektor Pariwisata Pemkot Madiun dan PT INKA, Bahas Penguatan Pariwisata Berbasis Identitas Kota Kereta Api

Madiun, SMN - Pemerintah Kota Madiun menerima audiensi jajaran PT INKA (Persero) untuk membahas penguatan sektor pariwisata melalui kolaborasi yang mengangkat identitas Kota Madiun...