HomeBERITAMutasi Jabatan Pemkot Malang Tertahan, Kepastian Pelantikan Masih Menunggu Lampu Hijau Pusat

Mutasi Jabatan Pemkot Malang Tertahan, Kepastian Pelantikan Masih Menunggu Lampu Hijau Pusat

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat diwawancara awak media. (Foto: Ist)

Malang, SMN – Rencana mutasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Malang hingga kini belum menunjukkan titik terang. Meski tahapan internal diklaim telah rampung, proses pelantikan pejabat masih tertahan dan bergantung pada persetujuan pemerintah pusat, memunculkan tanda tanya besar terkait kepastian waktu pelaksanaannya.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan bahwa seluruh proses teknis sebenarnya telah dilalui. Mulai dari uji kesesuaian jabatan (job fit) hingga pemetaan kebutuhan organisasi melalui mekanisme shelter sudah dijalankan.

Namun, tahapan akhir masih menunggu persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai otoritas yang berwenang.

“Prosesnya sudah berjalan sesuai tahapan. Namun pelaksanaannya belum bisa dilakukan karena masih menunggu persetujuan dari BKN, dan itu merupakan prosedur yang wajib,” ujarnya, Senin (13/4/2026).

Ketergantungan terhadap persetujuan pusat tersebut di satu sisi mencerminkan penerapan sistem merit dalam manajemen aparatur sipil negara. Namun di sisi lain, lamanya proses justru memunculkan kekhawatiran akan efektivitas koordinasi serta kesiapan internal birokrasi dalam menuntaskan agenda strategis tersebut.

Kondisi ini semakin menjadi sorotan karena sejumlah jabatan penting di lingkungan Pemkot Malang hingga kini masih diisi oleh pelaksana tugas (Plt).

Kekosongan pejabat definitif pada posisi strategis dinilai berpotensi menghambat optimalisasi kinerja organisasi, terutama dalam pengambilan keputusan yang membutuhkan kewenangan penuh.

Akan tetapi, Pemerintah Kota Malang sendiri memastikan, bahwa mutasi jabatan kali ini tidak dilakukan secara sembarangan. Penilaian berbasis kinerja menjadi landasan utama dalam menentukan rotasi pejabat. Evaluasi dilakukan secara komprehensif dengan melihat rekam jejak selama satu tahun terakhir, mulai dari disiplin, tanggung jawab, hingga capaian kinerja individu.

“Kami menilai kinerja secara menyeluruh. Dari situ terlihat kualitas masing-masing pejabat, dan itu yang menjadi dasar penempatan,” tegas Wahyu.

Ia juga menegaskan, faktor usia tidak menjadi pertimbangan dalam rotasi jabatan. Menurutnya, kompetensi dan kemampuan menjadi faktor utama dalam menentukan posisi seseorang di dalam organisasi.

“Yang kami utamakan adalah kapasitas dan kinerja, bukan senioritas. Penempatan harus sesuai kebutuhan organisasi,” pungkasnya. (*)

Editor: Agus Imam S.

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Sidoarjo Jadi Pusat Perhatian Nasional, 400 Atlet Ramaikan Jatim Open Woodball 2026

Sidoarjo, SMN – Kabupaten Sidoarjo kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga tingkat nasional. Kali ini, Sidoarjo menjadi penyelenggara Jatim Open Woodball 2026 Piala...

Wabup Mimik Dukung Sensus Ekonomi 2026, BPS Sidoarjo Siapkan Pendataan Mandiri dan Door to Door

Sidoarjo, SMN – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidoarjo. Dukungan...

DLHK Sidoarjo Mulai Tertibkan Fasum Pondok Mutiara, Kejati Jatim Ingatkan Potensi Pidana Korupsi

Sidoarjo, SMN – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mulai melakukan sosialisasi penertiban fasilitas umum (fasum) di kawasan Perumahan Pondok...

UMKM Pasuruan Didorong Kuasai Live Commerce, Mas Rusdi: Tiga Detik Pertama Sangat Menentukan

Pasuruan, SMN — Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Salah satu...

Bupati Pasuruan Sidak SMPN 1 Purwosari, Tekankan Budaya Bersih dan Sekolah Asri

Pasuruan, SMN – Komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman kembali ditegaskan. Bupati Pasuruan, M Rusdi Sutejo melakukan...