HomeBERITAOptimalisasi Pajak Tambang, Bapenda Kabupaten Blitar Targetkan PAD 600 Juta per Tahun

Optimalisasi Pajak Tambang, Bapenda Kabupaten Blitar Targetkan PAD 600 Juta per Tahun

Optimalisasi Pajak Tambang, Bapenda Kabupaten Blitar Targetkan PAD Rp 600 Juta per Tahun. (Foto: Istimewa)

Blitar, SMN – Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus menggenjot upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB). Tahun ini, Bapenda menargetkan pendapatan dari sektor tersebut bisa menembus angka Rp 600 juta.

“Kami mentargetkan PAD dari sektor MBLB bisa mencapai Rp 600 juta per tahun. Target ini realistis apabila didukung koordinasi lintas sektor, termasuk pengawasan dari instansi teknis, aparat penegak hukum, serta pemerintah desa,” ujar Kepala Bapenda Kabupaten Blitar, Asmaning Ayu, melalui Kasubid Pelayanan, Imam Solichin Rabu (9/7/2025).

Salah satu strategi konkret yang kini sedang digalakkan adalah pemetaan jalur distribusi tambang, khususnya di kawasan Blitar Utara. Tiga titik lokasi saat ini menjadi fokus pemetaan, yaitu Desa Krisik, Bladak, dan wilayah aliran Kali Semut. Pemetaan ini mencakup jalan desa maupun jalan kabupaten yang dilintasi kendaraan tambang.

Menurut Imam, langkah ini tidak hanya untuk menata lalu lintas kendaraan tambang, tetapi juga menjadi bagian penting dalam sistem pengawasan dan penarikan pajak yang sah dari sektor MBLB. Ia menyebut, dalam kurun waktu lima hari terakhir, penerimaan pajak dari sektor ini telah menyumbang Rp 77 juta ke kas daerah.

“Dengan penataan jalur dan pengawasan yang baik, kita ingin meminimalisir kebocoran pendapatan. Sinergi antara Bapenda, Dinas Perhubungan, Satpol PP Provinsi, kepolisian, hingga perangkat desa sangat diperlukan,” jelasnya.

Bapenda juga memastikan tidak akan terjadi praktik pungutan liar di lapangan. Seluruh petugas hanya ditugaskan untuk memverifikasi dokumen seperti Surat Tanda Pengambilan (STP) dan memastikan bahwa kendaraan yang melintas telah memenuhi kewajiban perpajakannya.

Langkah ini mendapat dukungan dari DPRD Kabupaten Blitar. Anggota Fraksi Partai Gerindra, Mujib mengapresiasi inisiatif Bapenda dan berharap agar sistem pengawasan dan penarikan pajak sektor tambang dilakukan secara transparan.

“Langkah ini harus terus diawasi agar tidak berubah menjadi celah praktik pungli di lapangan. Kami di dewan akan mendukung penuh sepanjang pelaksanaannya transparan dan mengacu pada regulasi,” tegas Mujib.

Ia juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat sekitar lokasi tambang dalam mengawasi implementasi kebijakan ini.

“Masyarakat juga berhak tahu ke mana aliran pendapatan ini digunakan. Jangan sampai PAD tinggi tapi tidak terasa dampaknya di desa-desa penghasil tambang,” pungkasnya.(*)

Reporter: Imam.

Editor: Agus Imam S.

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Pemkab Madiun Apresiasi Kepatuhan Wajib Pajak dan Sukses Gelar Anugerah Pajak Daerah 2026

Madiun, SMN - Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi nyata dalam pembangunan daerah, Pemerintah Kabupaten Madiun sukses menyelenggarakan malam penghargaan "Anugerah Pajak Daerah Tahun 2026"....

CKG Gratis di Puskesmas Kauman, Warga Tulungagung Diajak Deteksi Penyakit Sejak Dini

Tulungagung, SMN – Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala terus didorong Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung. Salah satunya melalui program Cek Kesehatan Gratis...

Bupati Malinau Siapkan Bantuan Rp600 Ribu per Bulan untuk Lansia

Malinau, SMN – Bupati Malinau Wempi W. Mawa, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Malinau dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat lanjut usia (lansia). Hal tersebut disampaikan...

Tim PDB Unitomo Dorong Transformasi Ekonomi Desa Ngampungan Jombang

JOMBANG, SMN - Program Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) bersama Universitas Tribhuana Tungga Dewi (Unitri) Malang memasuki tahun kedua pelaksanaan di...

BPBD Nisel Gelar Rakor Tanggap Darurat Bencana

Nias Selatan, SMN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nias Selatan menggelar Rapat Koordinasi Tanggap Darurat Bencana Tanah Longsor. kegiatan ini dipimpin langsung...