HomeADVERTORIALPansus BUMD Dibentuk Agar Kinerja BUMD Bisa Optimal dalam Menghasilkan PAD

Pansus BUMD Dibentuk Agar Kinerja BUMD Bisa Optimal dalam Menghasilkan PAD

DPRD Jatim resmi membentuk panitia khusus (Pansus) pembahas kinerja BUMD milik Pemprov Jatim. (Foto: Dok. DPRD Jatim)

Surabaya, SMN – DPRD Jatim resmi membentuk panitia khusus (Pansus) pembahas kinerja BUMD milik Pemprov Jatim. Pembentukan pansus ini disepakati oleh seluruh fraksi yang ada di DPRD Jatim dan ditetapkan melalui Rapat Paripurna DPRD Jatim yang dipimpin Sri Wahyuni dan digelar pada Senin, (3/11/2025).

Rapat paripurna ini juga merupakan tindaklanjut setelah sejumlah anggota dewan mengusulkan pembentukan Pansus kepada pimpinan dewan. Tampak Ketua DPRD Jatim Musyafak Rouf dan Wakil Ketua Deni Wicaksono juga hadir disaksikan oleh Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak.

“Pembentukan Pansus diperlukan dalam rangka memaksimalkan fungsi pengawasan DPRD terhadap pengelolaan BUMD yang ada di Jawa Timur,” kata Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni yang memimpin rapat paripurna.

Hal ini menyikapi banyaknya dukungan permintaan dari anggota DPRD Jatim yang mendorong adanya Pansus pembahas kinerja BUMD. Satu diantara alasannya adalah agar BUMD bisa optimal dalam menghasilkan PAD kepada Pemprov. Terlebih ditengah berbagai tantangan fiskal daerah.

Anggota Pansus BUMD terdiri dari 24 orang perwakilan yang berasal dari 9 fraksi dengan tugas mengawasi kinerja seluruh BUMD yang dimiliki Pemprov Jatim. Pansus ini memiliki sejumlah tugas. Di antaranya melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja seluruh BUMD termasuk di dalamnya kinerja untuk anak perusahaan milik Pemprov Jatim, baik dari aspek keuangan, operasional maupun kontribusi terhadap pendapatan asli daerah.

Juga melakukan kajian atas efektivitas tata kelola struktur organisasi serta kepatuhan BUMD terhadap peraturan perundang-undangan. Serta, menganalisa tingkat keberhasilan pelaksanaan penyelesaian modal daerah yang telah diberikan kepada BUMD serta dampaknya terhadap peningkatan kinerja dan pelayanan publik.

Juga melakukan identifikasi permasalahan yang dihadapi oleh masing-masing BUMD termasuk kendala manajerial, investasi, dan kebijakan yang mempengaruhi optimalisasi peran BUMD dalam pembangunan daerah. Dengan masa kerja enam bulan, Pansus ini nantinya akan menghasilkan rekomendasi.

Disebutkan, bahwa ada BUMD yang tergolong baik dalam menyetorkan PAD. Sementara di sisi lain juga ada BUMD yang perlu digenjot lebih maksimal lagi. Dia tekankan bahwa kinerja BUMD perlu dilihat secara lebih objektif. (adv)

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Polres Ngawi Hadirkan Warung Kompas Presisi Bangun Komunikasi Perkuat Sinergi untuk Kamtibmas

Ngawi, SMN – Polres Ngawi polda Jatim terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui komunikasi yang humanis. Salah satunya diwujudkan oleh Satbinmas Polres Ngawi melalui kegiatan...

Jalan Penghubung Tulungagung-Blitar Rusak Parah, Warga Srikaton Minta Segera Diperbaiki

Tulungagung, SMN – Kondisi jalan raya yang berada di Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, memprihatinkan. Ruas jalan yang menjadi salah satu akses penghubung...

Pemkot Madiun Gelar Senam Lansia Bersama, Wujudkan Kota Sehat Perkuat Gerakan Hidup Aktif

Madiun, SMN - Komitmen Pemerintah Kota Madiun dalam mewujudkan kota sehat terus diwujudkan melalui berbagai program yang mendorong masyarakat tetap aktif dan produktif, termasuk...

Pengembangan Sektor Pariwisata Pemkot Madiun dan PT INKA, Bahas Penguatan Pariwisata Berbasis Identitas Kota Kereta Api

Madiun, SMN - Pemerintah Kota Madiun menerima audiensi jajaran PT INKA (Persero) untuk membahas penguatan sektor pariwisata melalui kolaborasi yang mengangkat identitas Kota Madiun...

Pemkab Madiun Gelar Senam Bersama, Bupati Madiun Apresiasi Giat Sepasma Berlangsung Lancar, Aman dan Sukses

Madiun, SMN - Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar apel pagi yang diawali dengan kegiatan senam bersama guna menjaga kebugaran seluruh Aparatur Sipil Negara di lingkungan...