
Madiun, SMN -Pelaksanaan Proyek pembangunan 4 jembatan di Kabupaten Madiun Tahun 2025 ditargetkan selesai pada akhir Desember mendatang. Empat jembatan tersebut antara lain jembatan Mojopurno Kecamatan Wungu, jembatan Josaren Sugihwaras Kecamatan Saradan, jembatan Dusun Subang Desa Ngale Kecamatan Pilangkenceng, dan jembatan Klumutan Kecamatan Saradan. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun, Anang Tri Cahyono Rabu (20/8/2025) di Kantor PU.
Anang menyebut Jembatan Mojopurno yang dibangun dengan Dana Belanja Tak Terduga (BTT) telah selesai sejak Maret, sehingga saat Perayaan Idul Fitri masyarakat sudah bisa memanfaatkan.
Sementara itu, progres jembatan Josaren Sugihwaras dan Subang Ngale telah rampung seratus persen pada Minggu pertama Bulan Agustus. Kedua jembatan yang terkena dampak bencana banjir tersebut dibangun dengan dana BTT.
“Sesuai target, proyek pekerjaan jembatan Sugihwaras dan Ngale sudah selesai pada Minggu pertama Bulan Agustus. Masyarakat sudah dapat memanfaatkannya. Kedepan karena jembatan tersebut berada di ranah Desa maka Pemerintah Desa dapat menggunakan Dana Desa (DD) untuk melakukan perawatan,” ungkap Anang.
Lebih lanjut, Anang mengatakan bahwa saat ini sedang berjalan pembangunan Jembatan Klumutan. Jembatan yang juga terkena dampak banjir tersebut sedang dilakukan pembuatan pondasi bore pile, konstruksi girder dengan panjang 24 meter dan lebar tujuh meter. Pekerjaan tersebut meliputi perbaikan bangunan pendukung jembatan dan pelebaran jalan. Pemkab Madiun menyiapkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah ( APBD) Tahun 2025 kurang lebih sebesar sebelas milyar rupiah, proyek tersebut ditargetkan selesai pada akhir bulan Desember mendatang.
Dengan harapan, adanya pembangunan jembatan tersebut dapat mendukung roda perekonomian masyarakat.
“Harapan kami setelah di bangun bisa secepatnya digunakan dan bisa mendukung roda perekonomian masyarakat sekitar. Selain itu, masyarakat punya peran serta untuk menjaga supaya jembatan berfungsi secara optimal dan awet,” pungkasnya. (*)
Reporter: Suyanto.
Editor: Agus Imam S.
