HomeBERITAPemkab Sidoarjo Gencar Gerakan Pangan Murah, Masyarakat Rasakan Manfaatnya

Pemkab Sidoarjo Gencar Gerakan Pangan Murah, Masyarakat Rasakan Manfaatnya

Pasar murah beras SPHP, Selasa (23/9/2025). (foto:lalang s/suaramedianasional.com/)

Sidoarjo, SMN – Masyarakat Kabupaten Sidoarjo benar-benar merasakan manfaat dari operasi Gerakan Pangan Murah yang digencarkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo. Di desa maupun kelurahan, pasar murah beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) selalu diserbu warga.

Program ini mendapat dukungan penuh dari camat, lurah, TNI-Polri, hingga berbagai stakeholder lain. Seluruhnya bergerak bersama menyukseskan program nasional Presiden Prabowo. Gerakan Pangan Murah di Sidoarjo dimulai pada Rabu (17/9/2025) dan hingga kini masih berlangsung di 18 kecamatan. 

Di Kecamatan Waru, misalnya, pasar murah digelar setiap hari. Petugas kecamatan, desa/kelurahan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas turun langsung mendistribusikan beras ke berbagai desa, seperti Brebek, Bungurasih, Janti, Kedungrejo, Kepuhkiriman, Kureksari, Medaeng, Ngingas, Pepelegi, hingga Tambakoso.

Setiap desa rata-rata mendapatkan distribusi 1,5 ton beras atau sekitar 300 kemasan isi 5 kilogram.

“Besok (24/9/2025) Gerakan Pangan Murah berlanjut ke Desa Wedoro. Alhamdulillah masyarakat menyambut baik,” ujar Camat Waru Nawari saat memantau pasar murah beras SPHP, Selasa (23/9/2025).

Warga menyambut antusias karena harga beras yang dijual jauh lebih murah daripada pasaran. Beras SPHP dilepas Rp11 ribu per kilogram atau Rp55 ribu per 5 kilogram. Padahal harga eceran tertinggi (HET) mencapai Rp12.500 per kilogram atau Rp62.500 per 5 kilogram.

“Kami senang sekali dengan pasar murah ini. Manfaatnya sangat terasa,” kata seorang warga Desa Bungurasih sambil membawa beras kemasan 5 kilogram.

“Semoga program ini terus berlanjut,” timpal warga lainnya dengan wajah gembira.

Warga lain pun turut menyampaikan hal serupa. “Lumayan selisih harganya. Sangat membantu kami,” ucap Yunita (52), warga Desa Brebek yang ikut antre bersama warga lainnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sidoarjo, Widyantoro Basuki, menegaskan pihaknya all out mendukung gerakan ini. Disperindag mengerahkan sedikitnya dua pegawai untuk mengangkut beras setiap hari. Total ada 60 pegawai yang ditugaskan mendistribusikan beras ke 24 titik penjualan.

Sebagai pimpinan, Widyantoro bahkan ikut berkeliling memantau perkembangan distribusi di berbagai lokasi.

“Tugas kami sebagai ASN adalah melayani masyarakat, seperti pesan Pak Bupati Subandi dan Bu Wabup Mimik Idayana,” ungkapnya.

Hingga Senin (22/9/2025), distribusi beras murah di Sidoarjo telah mencapai hampir 30 persen. Dari target 6.750 ton, sekitar 2.024 ton beras SPHP sudah tersalurkan.

Di setiap titik penjualan rata-rata tersedia 50 sak beras murah. Sebagian besar langsung habis terjual, bahkan desa-desa kerap meminta tambahan stok. Jika ada lokasi yang peminatnya sedikit, stok beras segera dialihkan ke titik lain.

“Rata-rata cepat habis. Antusias masyarakat sangat tinggi,” ujar Widyantoro.

Sebagai catatan, Kabupaten Sidoarjo termasuk satu dari 93 daerah yang mengalami kenaikan harga beras pada minggu pertama dan kedua September 2025. Kementerian Dalam Negeri pun menginstruksikan agar daerah-daerah tersebut segera menggelar Gerakan Pangan Murah.

Bupati Sidoarjo Subandi langsung bergerak cepat menindaklanjuti instruksi tersebut. Sejak 17 September, berbagai stakeholder dilibatkan untuk menyukseskan program. Respon cepat Pemkab Sidoarjo itu disambut baik masyarakat. Warga berbondong-bondong mendatangi titik penjualan, merasakan manfaat nyata dari kebijakan tersebut. (*)

Reporter: Lalang S.

Editor: Agus Imam S.

ARTIKEL TERBARU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA LAINYA

Sekda Bulungan Pimpin Forum Sekda se-Kaltara

Tanjung Selor, SMN - Bupati Bulungan Syarwani, dan Wakil Bupati, Kilat, menyampaikan selamat atas pengukuhan pengurus Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) Komisariat Wilayah...

Plt Wali Kota Madiun Hadiri Rakorda PMII se-Jatim, Dorong Peran Mahasiswa dalam Pembangunan Daerah

Madiun, SMN - Pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk mahasiswa, untuk memastikan kebijakan yang diambil selaras dengan kebutuhan masyarakat. Plt Wali Kota Madiun...

Pemkot Madiun Petakan Seluruh Saluran dalam Pembenahan Infrastruktur Lingkungan

Madiun, SMN - Pemerintah Kota Madiun terus menindaklanjuti persoalan infrastruktur dan kebutuhan sosial masyarakat. Peninjauan di Kelurahan Patihan, Sogaten, dan Ngegong menemukan sejumlah hal...

Pemkab Madiun Terbitkan Perbup 18/2026 untuk Tutup Celah Fraud, Perketat Tata Kelola BKK Desa

Madiun, SMN - Pemerintah Kabupaten Madiun mengambil langkah tegas untuk memperketat tata kelola keuangan di tingkat desa. Lewat sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) Madiun Nomor...

Dinas PUPR Kabupaten Madiun Bangun Infrastruktur Jalan dan Saluran Drainase di Bahana Bersahaja Desa Sidomulyo

Madiun, SMN - Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Madiun melalui program Bahana Bersahaja. Kali ini, kegiatan tersebut hadir di Desa...