
Malinau, SMN – Panitia seleksi secara resmi telah mengumumkan rekapitulasi nilai akhir bagi para peserta Seleksi JPT Pratama Malinau untuk pengisian delapan jabatan pimpinan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malinau.
Pengumuman yang dirilis pada Senin, 20 April 2026 ini, menjadi puncak dari rangkaian tes ketat yang diikuti oleh para pejabat eselon III yang berkompetisi menuju eselon II.
Hasil ini mencakup akumulasi penilaian dari berbagai tahapan yang sangat komprehensif. Para peserta telah melewati seleksi kompetensi bidang, manajerial, rekam jejak, hingga aspek sosiokultural yang krusial untuk memimpin instansi pemerintah. Pengisian jabatan dan seleksi 8 kepala dinas Malinau ini merupakan rangkaian dari rotasi jabatan awal 2026.
Ketua Panitia Seleksi JPT Pratama Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus, menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan secara transparan. Hasil yang dipublikasikan merupakan data murni dari performa setiap individu selama masa pengujian.
Menurut Ernes, pengumuman ini didasarkan pada Rekapitulasi Hasil Wawancara, Penulisan Makalah, Rekam Jejak, serta Assesment Test. Seluruh tahapan tersebut dirancang untuk menyaring figur terbaik yang akan membantu visi misi Bupati Malinau ke depan.
Panitia memastikan bahwa tidak ada intervensi dalam penilaian ini. Hal ini penting untuk menjaga integritas birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malinau agar diisi oleh SDM yang benar-benar berkompeten di bidangnya.
“Berdasarkan Rekapitulasi Hasil Wawancara, Penulisan Makalah, Rekam Jejak, dan Assesment Test pelaksanaan Kegiatan Seleksi Terbuka Pengisian 8 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, maka dengan ini diumumkan hasil keseluruhan tahapan seleksi,” ujar Ketua Pansel, Ernes dalam Surat Resmi Setda Malinau tersebut.
Berikut adalah daftar lengkap para peserta yang berhasil meraih peringkat pertama dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malinau. Nama-nama ini merupakan peraih nilai akumulasi tertinggi dari seluruh rangkaian tahapan seleksi yang telah dilaksanakan.
- Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman: Yaftha Lasung (81,80)
- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP): Marten Dermawan (80,11)
- Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan: Tjito Widjaja (80,40)
- Badan Pengelola Perbatasan Daerah: Setim Ala (80,87)
- Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan: Mekhendri (81,92)
- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol): Efanles (81,61)
- Dinas Perhubungan: Aji Widodo (80,83)
- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan: Lewi (81,92)
Bobot penilaian terdiri dari nilai wawancara yang memegang porsi terbesar yaitu 35 persen. Selanjutnya, rekam jejak pejabat memiliki bobot 20 persen untuk melihat performa mereka di masa lalu.
Selain itu, aspek penulisan makalah diberikan bobot 20 persen untuk menguji gagasan serta inovasi kandidat. Terakhir, asesmen psikotes atau test assessment memiliki porsi 25 persen untuk memetakan karakter dan ketahanan kerja.
Setelah pengumuman hasil akhir ini, panitia seleksi akan segera menyampaikan laporan kepada pejabat pembina kepegawaian. Proses ini merupakan prosedur standar dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi sesuai aturan perundang-undangan.
Data hasil seleksi ini juga akan dilaporkan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk mendapatkan rekomendasi pelantikan. Keputusan akhir mengenai siapa yang akan dilantik tetap berada di tangan Bupati sebagai pemegang otoritas tertinggi di daerah. (*)
Reporter: Syharaini
Editor: Agus Imam S.
