
Blitar, SMN – Peredaran dan penyalahgunaan narkoba hingga kini masih menjadi ancaman serius bagi masa depan bangsa, khususnya generasi muda. Dampak destruktif yang ditimbulkan bukan hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga menghancurkan tatanan sosial serta masa depan sumber daya manusia. Menyikapi kondisi tersebut, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bhakti Nusantara mengambil langkah konkret dengan memperkuat sinergi bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Blitar.
Sebagai wujud komitmen nyata dalam upaya pencegahan dini, pada Jumat, 12 Desember lalu, sekitar 150 warga belajar PKBM Bhakti Nusantara melakukan kunjungan edukatif ke Kantor BNNK Blitar. Rombongan tersebut didampingi para tutor, koordinator wilayah, serta pendamping dari berbagai kecamatan, di antaranya Selorejo, Doko, Kesamben, Binangun, Selopuro, Garum, dan Talun.
Kepala PKBM Bhakti Nusantara, Nuris, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari strategi preventif untuk membentengi warga belajar dari bahaya narkoba. Menurutnya, lembaga pendidikan nonformal memiliki peran penting dalam membangun kesadaran dan karakter peserta didik agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.
“Narkoba adalah musuh bersama yang harus diperangi secara kolektif. Tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Semua elemen, termasuk lembaga pendidikan seperti PKBM, wajib terlibat aktif,” tegas Nuris saat dikonfirmasi.
Dalam kegiatan tersebut, BNNK Blitar memberikan sosialisasi komprehensif terkait jenis-jenis narkoba, dampak hukum dan kesehatan, serta strategi pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan keluarga dan masyarakat. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi dialog interaktif dan sharing pengalaman, yang disambut antusias oleh para warga belajar.
Sementara itu, Kepala BNNK Blitar, AKBP Wahjudi Santoso, menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah strategis yang dilakukan PKBM Bhakti Nusantara. Ia menilai, sinergi dengan lembaga pendidikan masyarakat merupakan kunci penting dalam memutus mata rantai peredaran narkoba hingga ke akar rumput.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif PKBM Bhakti Nusantara. Ini adalah bentuk kepedulian nyata dalam memerangi narkoba. Ke depan, kami berharap kerja sama ini dapat dikembangkan secara lebih komprehensif, mulai dari pencegahan, rehabilitasi, hingga pasca rehabilitasi,” ungkap Wahjudi.
Menurutnya, PKBM Bhakti Nusantara memiliki potensi besar untuk menjadi mitra strategis BNNK Blitar, khususnya dalam program pasca rehabilitasi. Melalui berbagai kegiatan pemberdayaan dan pendidikan keterampilan, para mantan penyalahguna narkoba dapat dibekali kemampuan untuk kembali produktif dan mandiri di tengah masyarakat.
“Kami berharap PKBM Bhakti Nusantara dapat berperan aktif dalam pendampingan dan pemberdayaan pasca rehabilitasi, sehingga mereka tidak kembali terjerumus,” pungkasnya.
Melalui sinergi ini, PKBM Bhakti Nusantara dan BNNK Blitar menunjukkan komitmen kuat untuk bersama-sama menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman narkoba. (*)
Reporter: Imam.
Editor: Agus Imam S.
