
Pasuruan, SMN – Polres Pasuruan resmi meluncurkan program inovatif KOPLING (Kopi Keliling) sebagai wadah komunikasi langsung antara kepolisian dan masyarakat dengan pendekatan yang santai, humanis, dan solutif, Senin (8/11/2025).
Program yang dijalankan Satbinmas bersama Bhabinkamtibmas tersebut menggunakan sepeda motor dinas yang dimodifikasi menjadi warung kopi keliling. Melalui fasilitas itu, warga dapat menyampaikan keluhan, informasi, hingga masukan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, mengatakan bahwa KOPLING tidak hanya sebatas kegiatan berbagi kopi, melainkan sarana interaksi dua arah antara polisi dan masyarakat.
“KOPLING bukan sekadar bagi-bagi kopi. Ini ruang komunikasi dan penyelesaian masalah,” ujar AKBP Jazuli saat peluncuran program tersebut.
Ia menegaskan bahwa pemeliharaan keamanan tidak dapat dilakukan oleh pihak kepolisian saja, melainkan membutuhkan kemitraan yang solid dan kedekatan dengan masyarakat. Melalui dialog santai sambil menikmati kopi, warga diharapkan lebih terbuka dalam menyampaikan masalah yang terjadi di lingkungan mereka.
Program KOPLING memiliki tiga fokus utama, yaitu:
1. Menyerap aspirasi dan kebutuhan warga secara langsung.
2. Menyelesaikan persoalan di tempat atau meneruskan aduan yang membutuhkan penanganan cepat.
3. Memperkuat sinergi dan kemitraan antara Polri dan masyarakat.
Seluruh masukan dari kegiatan tersebut nantinya akan diolah sebagai bahan evaluasi dan penyusunan kebijakan Polres Pasuruan ke depan.
“Kami berharap KOPLING menjadi ruang baru untuk saling peduli dan menjaga wilayah tetap aman. Mari manfaatkan program ini untuk berbagi informasi dan menciptakan lingkungan yang tertib,” kata Kapolres.
Di akhir kegiatan, AKBP Jazuli memberikan pesan khusus kepada jajaran Satbinmas dan Bhabinkamtibmas agar menjalankan tugas dengan penuh dedikasi.
“Laksanakan tugas ini dengan hati, tulus, dan profesional. Kalian adalah representasi negara yang paling dekat dengan rakyat,” tegasnya. (*)
Reporter: Lalang S.
Editor: Agus Imam S.
