
Tegal, SMN – Guna memastikan pelaksanaan Tri Hari Suci Paskah berjalan aman, Polres Tegal Kota melakukan sterilisasi sejumlah gereja di Tegal. Kegiatan dilaksanakan Kamis, 2 April 2026.
Sterilisasi dilakukan personel Satsamapta dengan dukungan Unit K9 dengan menyisir area gereja menggunakan metal detector serta anjing pelacak. Mulai dari bagian dalam hingga lingkungan sekitar.
Usai kegiatan, Kapolres Tegal Kota, AKBP Heru Antariksa Cahya, mengatakan sterilisasi merupakan langkah antisipasi. Guna mencegah potensi gangguan keamanan selama pelaksanaan ibadah.
“Kami pastikan seluruh gereja dan tempat ibadah dalam kondisi aman sebelum digunakan. Ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaat selama ibadah Tri Hari Suci,” ujarnya.
Selain sterilisasi, polisi juga menyiagakan sedikitnya 350 personel, untuk pengamanan di berbagai titik. Seperti, gereja, ruas jalan, objek wisata dan pusat-pusat keramaian masyarakat.
Menurutnya, pengamanan itu dilakukan untuk menjaga situasi tetap kondusif. Seiring meningkatnya aktivitas masyarakat selama perayaan keagamaan.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat beribadah dan beraktivitas dengan tenang,” tegasnya.
Langkah pengamanan ini mendapat apresiasi dari pihak gereja. Pendeta Simon dari GPDI Mahanaim Tegal menyampaikan terima kasih atas kehadiran aparat kepolisian.
“Kami sangat berterima kasih atas sterilisasi yang dilakukan. Ini memberikan rasa aman bagi jemaat dalam menjalankan ibadah,” ujarnya.
Ia menilai kehadiran polisi menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
Hal serupa disampaikan Romo Subagyo dari Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Tegal.
“Dengan adanya sterilisasi ini, kami merasa lebih yakin dan nyaman dalam melaksanakan rangkaian ibadah Tri Hari Suci Paskah,” katanya.
Rangkaian Tri Hari Suci Paskah dimulai dari Kamis Putih, dilanjutkan Jumat Agung, hingga Minggu Paskah. Dengan pengamanan yang dilakukan, seluruh rangkaian ibadah diharapkan berlangsung aman dan khidmat. (*)
Reporter: Santi
Editor: Agus Imam S.
