
Jember, SMN – Presiden Prabowo Subianto akan dipasangkan dengan kepala desa di Kabupaten Jember.
Rencana itu disampaikan oleh Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait saat sosialisasi penyaluran bantuan pangan tahun 2026, Kamis (26/3/2026).
“Akhir bulan Maret ini akan ada penyaluran bantuan pangan dari Presiden Indonesia Pak Prabowo Subianto untuk masyarakat Kabupaten Jember,” terang Gus Fawait.
Untuk menyukseskannya, Gus Fawait menyatakan mengumpulkan Muspika, kepala desa, dan lurah untuk mendapatkan penjelasan secara langsung pelaksanaan program itu.
Selain program bantuan pangan, dalam waktu dekat juga ada sensus ekonomi yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
“Karena akan ada sensus dari BPS tentu perlu ada penanda-penanda, sehingga petugas BPS akan tahu rumah-rumah penerima (bantuan pangan),” terangnya.
Penanda tersebut berupa sebuah stiker yang ditempel di rumah warga penerima program bantuan pangan.
” Stiker yang tetap menjaga kehormatan,” tegasnya.
“Cukup foto presiden dan kades. Begitu saja. Bukan stiker yang seperti lal-lalu,” imbuhnya.
Terkait bantuan pangan untuk masyarakat Jember, Gus Fawait menyebut akan mempercepat pengentasan kemiskinan.
Gus Fawait juga menegaskan akan bekerja sama dengan Bulog Jember untuk memastikan bantuan pangan tersebut tepat sasaran.
Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Jember M Ade Saputra mengatakan bantuan pangan tersebut berupa beras dan minyak goreng.
Setiap periode warga penerima manfaat akan menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng.
“Jadi akan menerima 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng untuk periode Februari dan Maret 2026,” jelasnya. (*)
Reporter : Achmad Syaifuddin
Editor: Agus Imam S.
